Rabu, 10 Juni 2026 | 13:12
NEWS

Jabar Diminta Mainkan Gas dan Rem Tangani Corona

Jabar Diminta Mainkan Gas dan Rem Tangani Corona
Ketua Satgas Penanangan Covid-19 Doni Monardo. (BNPB)

ASKARA - Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan dapat mengimplementasikan arahan Presiden Joko Widodo tentang memainkan gas dan rem dalam penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi.

Hal itu penting dilakukan, mengingat bahwa 20 persen pendapatan negara berasal dari sektor industri yang ada di Jabar. 

Di sisi lain, roda penggerak sektor industri tersebut juga melibatkan peran serta masyarakat dan yang terbesar ada di Jabar.

"Kalau daerahnya risikonya rendah maka gasnya bisa ditekan. Tapi kalau seandainya tingkat ancamannya meningkat, remnya yang ditekan," ujar Ketua Satuan Tugas Penanangan Covid-19 Doni Monardo di Bandung, Kamis (6/8).

Selain itu, jumlah dan kapasitas tenaga medis serta laboratorium diminta dapat ditambah. Mengingat, adanya keterbatasan tenaga medis pada hari libur sehingga proses uji spesimen Covid-19 terhambat dan tidak optimal.

Doni juga meminta agar pemerintah daerah lebih memperhatikan dan memberikan kebutuhan tenaga medis dan laboratorium, agar penanganan Covid-19 dapat lebih maksimal.

"Petugas labnya yang perlu kita tingkatkan kualitasnya. Termasuk dukungan operasional dan dukungan logistik untuk mereka agar bisa optimal," tuturnya.

Sehingga para petugas medis bisa bekerja lebih baik, selain mereka juga harus terjamin keselamatan dan keamanannya. 

"Melakukan pemeriksaan spesimen di laboratorium memiliki risiko yang sangat besar," kata Doni.

Pemeriksaan kesehatan lebih rutin digalakkan terutama bagi instansi/lembaga yang memilki banyak pegawai atau anggota di dalam satu tempat. Agar ke depan, penularan Covid-19 dapat dicegah dan tidak menular ke masyarakat.

"Kalau ini tidak dilakukan langkah-langkah proaktif maka masyarakat sekitarnya menjadi berisiko," tandas Doni.

Komentar