Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:45
NEWS

Begini Kondisi WNI yang Jadi Korban Ledakan di Beirut

Begini Kondisi WNI yang Jadi Korban Ledakan di Beirut
Ledakan di Beirut (Dok AFP/STR)

ASKARA - Kementerian Luar Negeri menyampaikan, seorang warga negara Indonesia (WNI) mengalami luka akibat peristiwa ledakan besar yang terjadi di Beirut, Lebanon, pada Selasa (4/8). 

"Salah satu korban luka adalah WNI yang telah berhasil dikontak KBRI dan saat ini dalam kondisi stabil serta dapat berkomunikasi dengan baik," jelas keterangan tertulisnya, Rabu (5/8). 

Duta Besar RI untuk Libya, Hajriyanto Thohari mengatakan, warga Indonesia tersebut saat ini sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit. Pihak KBRI Beirut akan terus melakukan pendampingan hingga lukanya pulih.

"Satu WNI yang sedang di karantina di RS Rafiq Hariri, Beirut, yang tidak jauh dari lokasi ledakan, juga sudah terkonfirmasi aman," terang Hajriyanto.

Hajriyanto memastikan seluruh warga Indonesia di Beirut dalam keadaan selamat. Dalam catatan KBRI terdapat 1.447 WNI, 1.234 di antaranya Kontingen Garuda dan 213 merupakan WNI sipil termasuk keluarga KBRI dan mahasiswa.

"KBRI telah melakukan komunikasi dengan pihak Kepolisian dan meminta laporan segera apabila ada update mengenai WNI dan sepakat akan segera menyampaikan informasi kepada KBRI," tuturnya. 

Ledakan besar mengguncang pesisir Beirut, Lebanon mengakibatkan banyak orang terluka dan meregang nyawa. Serta merusak gedung yang berada di sekitarnya. 

Kepulan asap besar membumbung tinggi ke udara disertai dengan munculnya gelombang api sangat besar. Sejumlah gedung berguncang bahkan jendela-jendela bangunan di kota itu hancur.

Komentar