Rabu, 17 Juni 2026 | 15:37
NEWS

Dipecat Akibat Pandemi, Simak Tips dari Pakar Kepemimpinan dan Komunikasi Ini

Dipecat Akibat Pandemi, Simak Tips dari Pakar Kepemimpinan dan Komunikasi Ini
Pakar Kepemimpinan & Komunikasi Rafael Antonius (Tangkapan layar Youtube)

ASKARA - Pandemi Covid-19 telah mengakibatkan krisis perekonomian global yang berdampak pada segala aspek kehidupan, khususnya bagi para pengusaha, karyawan dan juga kelompok pekerja kreatif dan lainnya.

Pakar Kepemimpinan dan Komunikasi, Rafael Antonius pun memberikan motivasi kepada masyakarat yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) agar tidak patah semangat menjalani hidup. Caranya, menikmati hari pertama PHK dengan tenang tanpa harus merasakan hati yang gelisah.

"Hari pertama nggak kerja itu diam aja malas-malasan di ranjang, terus ajak anak, nggak usah maki-maki anak, maki-maki istri, enjoy saja," kata Rafael dalam diskusi virtual Airmen Radio dan Airmen TV bertajuk "Karya dan Karir Menembus Badai Krisis", Minggu (19/7).

Menurut Rafael, menikmati kesedihan akibat PHK memang tidak enak. Namun hasilnya akan indah bila dijalani dengan ikhlas dan sabar. Pada akhirnya, kata Rafael, kesedihan bosan terus menggerayangi perasaan seseorang.

"Sampai kita bosan yang namanya marah dan sedih. Nah, sekarang sudah mau bergerak oke, selama belum bisa ya sulit. Makanya kecerdasan seseorang inilah yang akan menentukan ada orang yang butuh sehari dua hari habis itu recover," ujar Rafael dalam diskusi yang dipandu Kadispenau, Marsma TNI Fajar Adriyanto itu.   

Setelah menerima telah dipecat, tahap selanjutnya adalah dengan memperbanyak bertemu dengan siapapun, alias dalam hal ini jangan berdiam diri di rumah dan menarik diri.

"Jangan kalau lagi sukses muncul, pamer, begitu jatuh kabur kata siput. Kalau kita lagi gagal ya sudah terima apa adanya terus hubungi teman, ajakin makan bakso kek, ngobrol-ngobrol jadi nggak usah ghosting, nggak usah nangis-nangis, cerita-cerita saja," tandasnya.

Komentar