Rabu, 29 Juli 2026 | 00:54
COMMUNITY

PHKT Siapkan Generasi Energi Masa Depan, 100 Siswa SMK Belajar Langsung dari Praktisi Migas

PHKT Siapkan Generasi Energi Masa Depan, 100 Siswa SMK Belajar Langsung dari Praktisi Migas
Para peserta Program Guru Tamu PHKT Goes to School foto bersama (Dok PHKT)

ASKARA – PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) terus memperkuat komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul melalui pendidikan vokasi. Komitmen tersebut diwujudkan lewat Program Guru Tamu PHKT Goes to School yang menghadirkan para praktisi industri hulu migas untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada sekitar 100 siswa SMK Negeri 2 Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Kegiatan bertema "Mengenal Industri Hulu Migas & Persiapan Dunia Kerja" itu diikuti siswa dari sembilan program keahlian, didampingi 20 guru. Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat keterhubungan (link and match) antara dunia pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri energi nasional.

Para peserta berasal dari berbagai jurusan, di antaranya Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT), Teknik Pengelasan dan Fabrikasi Logam (LAFALO), Teknik Pemanasan, Pendingin dan Tata Udara (TPTU), Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL), Teknik Elektronika (TE), Desain Komunikasi Visual (DKV), Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB), Kuliner, serta Perhotelan.

Dalam kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan dengan proses bisnis industri hulu migas, mulai dari tahap eksplorasi hingga produksi. Mereka juga mendapat pemahaman mengenai peran strategis sektor energi dalam menjaga ketahanan energi nasional, sekaligus pentingnya budaya Health, Safety, Security & Environment (HSSE), integritas, profesionalisme, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi.

Head of Communication Relations & CID PHKT, Elis Fauziyah, mengatakan Program Guru Tamu merupakan bagian dari kontribusi perusahaan dalam mempersiapkan generasi muda yang siap bersaing di dunia kerja.

"Industri energi membutuhkan generasi penerus yang memiliki kompetensi, karakter, dan kepedulian terhadap keselamatan. Melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa dapat mengenal lebih dekat industri hulu migas, memahami peluang yang ada, serta termotivasi untuk terus mengembangkan diri agar siap menjadi bagian dari generasi energi masa depan," ujar Elis dalam keterangan yang diterima, Selasa (28/7/2026).

Pada sesi pembelajaran, PHKT menghadirkan enam narasumber dari PHKT dan SKK Migas Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi (Kalsul). Materi diawali oleh Mutiara Dinanti dari Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Kalsul yang menjelaskan pengelolaan kegiatan usaha hulu migas beserta kontribusinya terhadap pembangunan nasional. Selanjutnya, para profesional PHKT memaparkan rantai bisnis migas, penerapan K3LH, pemanfaatan teknologi informasi dalam operasional, hingga budaya kerja profesional yang menjadi standar industri.

Kepala SMK Negeri 2 Penajam Paser Utara, Asfianty Abbas Hasan Yunus, mengapresiasi kolaborasi yang dibangun PHKT dengan dunia pendidikan. Menurutnya, kehadiran praktisi industri di lingkungan sekolah memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif sekaligus membuka wawasan siswa mengenai kebutuhan dunia kerja yang sesungguhnya.

Apresiasi juga datang dari Dzata Bahjah, siswi kelas XI Program Keahlian Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB) sekaligus Wakil Ketua OSIS. Ia mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru yang akan menjadi bekal saat menjalani Praktik Kerja Lapangan maupun memasuki dunia kerja.

"Materi yang disampaikan sangat informatif, relevan, dan memberikan gambaran nyata tentang dunia kerja, khususnya di industri hulu migas. Pengetahuan ini menjadi bekal yang sangat bermanfaat bagi kami dalam mempersiapkan Praktik Kerja Lapangan maupun memasuki dunia kerja di masa depan," katanya.

Melalui Program Guru Tamu, PHKT menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas SDM di Kalimantan Timur sebagai bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Sebagai anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) yang mengelola Wilayah Kerja Kalimantan Timur dan Attaka di bawah pengawasan SKK Migas, PHKT terus menjalankan berbagai program pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan inovasi teknologi guna mendukung keberlanjutan produksi migas nasional.

Sinergi antara dunia pendidikan dan industri diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang kompeten, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi untuk mendukung pembangunan sektor energi nasional, sejalan dengan semangat #EnergiKalimantanUntukIndonesia.

 

Komentar