Rabu, 17 Juni 2026 | 18:41
NEWS

Runway Terendam Lumpur, Bandara Andi Jemma Ditutup Hingga 29 Juli

Runway Terendam Lumpur, Bandara Andi Jemma Ditutup Hingga 29 Juli
(Kemenhub)

ASKARA - Landasan pacu Bandar Udara Andi Jemma terendam lumpur akibat banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Selasa (14/7). 

Operasional penerbangan pesawat perintis penumpang dan kargo tidak dapat beroperasi mulai hari ini sampai dengan 29 Juli pukul 07.59 WITA sesuai dengan NOTAMN No C0708/20 Perihal Penutupan Bandar Udara Andi Jemma/Masamba.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan Otoritas Bandar Udara (OBU) Wilayah V Makassar untuk berkoordinasi dalam membantu penanganan di Bandara Andi Jemma.

"Kami menyampaikan turut berduka cita atas musibah yang terjadi. Bantuan dan koordinasi sangat penting dilakukan, apalagi jika ada karyawan ataupun keluarganya yang menjadi korban. Beberapa Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) juga stand by dalam rangka dukungan penanganan bencana tersebut," jelasnya melalui keterangan tertulis.

Dalam upaya penanganan, berdasarkan Keputusan Ditjen Perhubungan Udara Nomor: KP 16 Tahun 2019 Tentang Tim Cepat Tanggap (Quick Respon Team) Operasional Penerbangan Pasca Bencana Alam telah bersiap siaga memberikan bantuan teknis untuk terjun langsung ke lokasi terjadinya bencana.

Sementara itu, Kepala Unit Penyelenggara Bandara Andi Jemma Mohammad Sabu menuturkan, banjir yang terjadi pada Selasa dini hari sebelumnya disertai hujan deras. Akibat banjir, runway dipenuhi lumpur, pagar bandara rusak, dan rumah dinas juga turut terendam lumpur.

"Para pegawai mengungsi di kantor bandara yang lokasinya lebih tinggi. Untuk apron tidak terdampak sehingga pesawat yang terparkir aman dari lumpur," jelasnya.

Menurut Mohammad Sabu, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait dalam penanganan banjir bandang.

"Hari ini secara bertahap sudah mulai dilakukan pembersihan lumpur yang menggenangi runway sambil menunggu air surut," katanya.

Komentar