Kamis, 04 Juni 2026 | 08:39
NEWS

WHO Minta Sejumlah Negara Kembali Lockdown, Ini Sebabnya

WHO Minta Sejumlah Negara Kembali Lockdown, Ini Sebabnya
Ilustrasi lockdown (Freepik)

ASKARA - Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) mengeluarkan sinyal bahaya SARS-CoV-2. 

Seluruh dunia diminta kembali menjalani lockdown atau mengunci diri. 

"Beberapa negara yang telah berhasil menekan transmisi dan buka kembali sekarang mengalami kemunduran," ujar Kepala Unit Penyakit dan Zoonosis WHO, Dr Maria Van Kerkhove.   

Di sejumlah negara, pembukaan kembali lockdown membuat kasus Covid-19 menjadi tak terkendali luar biasa. Karenanya ia meminta pemimpin negara segera mengambil alih. 

"Kami melihat negara-negara yang berada dalam situasi luar biasa bisa membalikkan keadaan. Belum terlambat menggunakan pendekatan komprehensif ini,” urainya. 

Secara global, kasus Covid-19 di global masih terus mengalami peningkatan. Dari data WHO, setidaknya 160.000 infeksi baru terjadi setiap hari. 

Dari data John Hopkins University, ada total 10,5 juta kasus Covid-19 secara global. Di mana terdapat 512.331 kematian secara akumulatif.

Saat ini Amerika Serikat memiliki kasus Covid-19 terbanyak di dunia, dengan total kasus lebih dari 2,7 juta orang. Negara ini melaporkan hampir 47 ribu kasus setiap hari. (genpi)

Komentar