Indonesia Terpilih Jadi Anggota Dewan Ekonomi dan Sosial PBB
ASKARA - Indonesia terpilih sebagai anggota Dewan Ekonomi dan Sosial atau Economic and Social Council (ECOSOC) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) periode 2021-2023 dari kelompok Asia-Pasifik.
Juru Bicara Kepresidenan, Fadjroel Rachman menyampaikan, pemerintah berterima kasih kepada Kementerian Luar Negeri dan dukungan seluruh masyarakat Indonesia.
"Terima kasih sebesar-besarnya kepada Kementerian Luar Negeri. Pemerintah Indonesia bersyukur dan menghargai kepercayaan dan kehormatan baru," ujar Fadjroel Rachman dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/6).
Kepercayaan lembaga internasional dan dunia internasional ini, semakin mengukuhkan prinsip pemerintah Indonesia dalam pembukaan konstitusi UUD 1945.
"Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial," imbuh Fadjroel.
Pemilihan anggota ECOSOC PBB ini, berlangsung di markas besar PBB di New York, USA, pada tanggal 17 Juni 2020. Dalam pemilihan tersebut, Indonesia mendapatkan 186 dari total 190 suara.
Sementara kandidat terkuat lainnya, Jepang memperoleh 185 suara. Selain Jepang dan Indonesia, negara lain yang menduduki kursi dalam Dewan Ekonomi dan Sosial PBB dari kelompok Asia-Pasifik adalah Kepulauan Solomon, yang mendapatkan 187 suara.
Sementara, dari kelompok Amerika Latin-Karibia negara-negara yang terpilih adalah, Guatemala, Bolivia, Argentina, dan Meksiko. Kemudian dari kelompok Afrika, negara-negara yang masuk antara lain, Libya, Liberia, Nigeria, Madagaskar dan Zimbabwe.
Lalu dari kelompok Eropa Barat, Austria, Jerman, Portugal, Inggris, dan Prancis terpilih dalam Dewan Ekonomi dan Sosial PBB. Adapun, dari kelompok Eropa Timur, negara yang terpilih adalah Bulgaria.
Negara yang terpilih mulai aktif bertugas pada 1 Januari 2021, dengan akhir keanggotaan pada 31 Desember 2023.

Komentar