APPBI Geram Hoaks Barang Dagangan Mal Jamuran dan Kadaluarsa
ASKARA - Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) membantah kabar di media sosial terkait barang-barang di sejumlah mal mengalami jamuran atau kadaluarsa namun tetap dijual.
"Ada yang mengatakan bahwa semua barang-barang sudah jamuran dan yang barang yang jual sudah kadaluarsa. Saya kira tidak ya," ujar Ketua Umum APPBI Stefanus Ridwan di hadapan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto di Mal Kota Kasablanka, Selasa (16/6).
Dia mengaku heran dengan masyarakat yang tetap percaya kabar hoaks tersebut. Apalagi barang-barang dijual di supermarket yang tentunya tidak mungkin menjual produk kadaluarsa.
"Kan di supermarket kita di Lotte, Carrefour barangnya malah habis terus ya. Jadi gimana jualan yang kadaluarsa, barangnya saja fast moving semua," kata Stefanus Ridwan.
Gubernur Anies Baswedan yang turut hadir di Mal Kota Kasablanka menambahkan bahwa masyarakat perlu kritis dalam menerima segala bentuk informasi.
"Memang kabar itu macam-macam. Tadi Pak Ridwan bercerita tentang hoaks dan lain-lain, kita perlu kritis. Dan saya percaya mayoritas dari kita semua adalah orang-orang yang kritis sehingga tetap bisa mengikuti protokol tanpa khawatir aspek-aspek yang tadi diceritakan. Dan mudah-mudahan di sini berjalan dengan baik," paparnya.

Komentar