Rabu, 17 Juni 2026 | 17:09
NEWS

Merry Riana Pilih Parno Ketimbang Sembrono

Merry Riana Pilih Parno Ketimbang Sembrono
Motivator Merry Riana. (Dok. BNPB)

ASKARA - Dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar Transisi sejumlah pusat perbelanjaan dan perkantoran di Jakarta mulai dibuka kembali.

Dengan tetap meneruskan perilaku hidup bersih dan sehat serta mengikuti prokol kesehatan. 

Motivator Merry Riana mengingatkan bahwa ketika PSBB mulai dilonggarkan, itu dilakukan agar roda perekomian tetap berjalan. 

"Ingat ya, bukan berarti kita sudah menang melawan pandemi. Perjuangan tetap berjalan tapi kita juga harus tetap waspada dan hati-hati disiplin," ujarnya di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (16/6).

Menurut Merry Riana, berpikir positif boleh saja tapi harus dengan tatanan yang benar. Tetap mengikuti protokol kesehatan yang diberlakukan pemerintah, sehingga tercipta kebiasaan baru bagi setiap individu di tengah era normal baru. 

"Walaupun sekarang new normal. Kesannya ada banyak hal yang harus dilakukan tapi itu demi kebaikan kita semua," terangnya.

Seperti kebiasaan menggunakan masker saat ke luar rumah, membawa hand sanitizer, serta menyemprotkan barang bawaan yang sering dipegang dengan disinfektan. 

"Kalau berpergian harus bawa sarung tangan dan kantong sendiri. Masih banyak hal-hal yang mungkin kesannya sebagai perintilan tapi itu penting dan harus dilakukan," ujar Merry Riana. 

Dia menambahkan bahwa lebih baik menjadi parno (kekhwatiran berlebih) daripada harus menjadi orang sembrono. Sebab hal tersebut bisa memberikan dampak kurang baik. 

"Saya lebih baik jadi orang parno daripada sembrono yang nantinya justru akan membahayakan orang-orang di sekitar saya," tutur Merry Riana. 

Di sisi lain, tetap berpikir positif dibarengi dengan tindakan yang benar. Maka semua cobaan dapat dilalui dengan mudah. 

"Apapun situasinya kita harus produktif di situasi new normal ini. Apapun yang terjadi get up, dress up, show up dan never give up," tandas Merry Riana. 

Komentar