Gubernur Anies: Motor Silakan Boncengan
ASKARA - Dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar Transisi Fase I di DKI Jakarta, pergerakan masyarakat mulai dilonggarkan.
Gubernur Anies Baswedan mengatakan, pada masa transisi, kendaraan pribadi diperbolehkan berisi penumpang dengan kapasitas 100 persen. Namun hal itu tidak berlaku untuk angkutan umum.
"Mobil dengan satu keluarga bisa digunakan dengan 100 persen kapasitas. Motor silakan boncengan bila satu keluarga seperti bapak dan ibu, bapak dan anak, ibu dan anak. Tidak ada masalah," jelasnya di Balai Kota, Kamis (4/6).
Sedangkan angkutan umum masih diberlakukan aturan kapasitas 50 persen dengan diterapkan protokol Covid-19.
"Angkutan umum 50 persen kapasitas. Jadi MRT, Transjakarta akan beroperasi dengan jam normal dengan headway yang singkat tetapi kapasitas per gerbongnya hanya 50 persen," tutur Anies.
"Kapasitas per bus hanya 50 persen. Juga stasiun dan halte, tempat menunggunya dengan dibuat jarak. Antrean antar orangnya harus minimal satu meter," sambungnya.
Anies mengingatkan agar masyarakat tertib dalam menerapkan protokol kesehatan dalam PSBB Transisi Fase I yang berlangsung sepanjang bulan Juni.
"Kita akan melakukan evaluasi apakah indikator-indikator tadi menunjukkan aman. Bila aman, kita bisa mulai dengan fase dua. Tapi bila di tengah jalan bermasalah, warna merah, ini penanda bahwa gugus tugas bisa menghentikan masa transisi," jelasnya.
Jika hentikan dapat diartikan bahwa terdapat masyarakat kurang menaati protokol yang ditetapkan, sehingga bisa menyebabkan pertokoan, rumah ibadah dan lainnya ditutup kembali.
"Kegiatan-kegiatan yang dilonggarkan bisa kembali tutup bila di tengah jalan kita menemukan angka yang mengkhawatirkan. Jadi, penting sekali bagi kita semua untuk menjaga kedisiplinan ini," tutur Anies.
Dalam masa transisi, Pemprov DKI juga menerapkan kebijakan rem darurat atau emergency brake.
"Artinya, apabila terjadi tingkat penularan yang mengkhawatirkan, Pemprov DKI Jakarta dapat menghentikan seluruh kegiatan dan menerapkan kembali pengetatan," imbuh Anies.

Komentar