Selasa, 09 Juni 2026 | 08:58
NEWS

PSBB Diperpanjang, Rupiah Bertahan

PSBB Diperpanjang, Rupiah Bertahan
Mata uang rupiah. (Dok. Beritasatu)

ASKARA - Setelah perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar di DKI Jakarta, nilai tukar rupiah hari ini Kamis (4/6) bertahan dengan kekuatannya terhadap mata uang dolar AS.

Rupiah ditutup stagnan atau sama dengan hari sebelumnya di level Rp 14.095 per dolar AS.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, kebijakan Pemprov DKI yang memperpanjang PSBB sampai akhir Juni 2020 tetapi masuk dalam masa transisi mengindikasikan bahwa kebijakan tersebut ikut membantu program pemerintah menuju tatanan hidup baru (new normal), sehingga pasar merespons positif.

"Pasar optimistis dengan masa transisi ini sama artinya dengan program new normal yang digadang-gadang oleh pemerintah, sehingga arus modal asing yang tadinya keluar pasar dalam penutupan sore ini kembali masuk dan mata uang Garuda kembali stagnan," ujar Ibrahim.

Masa transisi yang akan diterapkan memberi angin segar bagi perekonomian di DKI Jakarta sehingga dalam masa transisi tersebut perkantoran, mal dan lainnya kembali dibuka walaupun di bawah pengawasan ketat

Dari eksternal, rilis data ekonomi AS cukup meyakinkan yaitu indeks non manufaktur AS untuk Mei 2020 dan pesanan pabrik untuk April melampaui perkiraan.

Indeks non manufaktur yang dirilis Institute of Supply Management (ISM) naik menjadi 45,4 pada Mei, lebih baik dari estimasi 44,4.

Sementara itu, pesanan pabrik menurun 13 persen pada April, lebih kecil dari proyeksi penurunan sebesar 13,4 persen.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah di posisi Rp 14.105 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp 14.095 per dolar AS hingga Rp 14.162 per dolar AS.

Sedangkan kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis menunjukkan rupiah menguat menjadi Rp 14.165 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp 14.245 per dolar AS. (jpnn)

 

Komentar