Senin, 08 Juni 2026 | 14:05
NEWS

Jika Siap, Pemerintah Beri Dukungan Indonesia Open 2020

Jika Siap, Pemerintah Beri Dukungan Indonesia Open 2020
Ilustrasi. (Covesia)

ASKARA - Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) telah memutuskan Indonesia Open 2020 akan dihelat 17-22 November mendatang. 

Kendati demikian, nasib gelaran tersebut masih dipertanyakan lantaran pandemi Covid-19 yang belum mereda. 

Menteri Pemuda dan Olah Raga Zainudin Amali mengaku masih menunggu koordinasi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) soal penyelenggaraan kejuaraan terbesar bulu tangkis di Indonesia itu.

"Soal Indonesia Open kami menunggu koordinasi dari PBSI. Kan kita ini tuan rumah. Kalau memang siap, pemerintah akan memberikan dukungan," ujarnya saat menggelar telekonferensi, Sabtu (30/5). 

Mengingat kemungkinan saat pelaksanaan nanti pandemi Covid-19 masih terjadi sehingga muncul kekhawatiran ketika atlet dan ofisial negara lain datang ke Indonesia.
 
Sehingga Kemenpora ingin PBSI mempersiapkan secara matang agar pelaksanaan Indonesia Open 2020 berjalan lancar. 

"Tetapi kesiapan itu harus dicek. Kita bisa membatasi pemain, panitia, negara. Kalau penonton, siapa yang bisa jamin. Jangan sampai malah menyebarkan virus corona," tutur Zainudin Amali.

Pemerintah berharap penyelenggaraan Indonesia Open 2020 sejalan dengan protokol olah raga. Kini masih berupa draf dan sedang dirumuskan Kemenpora bersama KOI, KONI, serta FORMI. 

"Kita juga akan mengecek apakah nanti itu (Indonesia Open 2020) sesuai protokol," kata Zainudin Amali. 

Selain itu, arahan dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 menjadi penting. Sebab olah raga profesional membutuhkan orang banyak dan pastinya menimbulkan kerumunan. 

"Kami berpatokan kepada tahapan dari gugus tugas seperti yang sudah beredar di masyarakat. Masalah utama kedisiplinan. Penyelenggara bisa disiplin tetapi atlet, penonton, tidak mudah," jelas Zainudin Amali.

Indonesia Open 2020 semula akan digelar 16-21 Juni namun ada perubahan jadwal akibat dampak pandemi Covid-19. 

Bukan hanya Indonesia Open, ajang lain seperti Malaysia Open, India Open, dan Thailand Open juga mengalami penjadwalan ulang.

Komentar