Positif Covid-19 di Jakarta Mencapai 6053 Orang
ASKARA - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 DKI Jakarta merilis perkembangan terkini penyebaran virus corona.
"Sebanyak 1417 orang dinyatakan telah sembuh dari total 6053 orang positif dengan jumlah pasien meninggal sebanyak 487 orang, 1936 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 2213 orang melakukan self isolation di rumah," jelas Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Ani Ruspitawati di Balai Kota, Selasa (19/5).
Orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 11.161, orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 10.582 terdiri dari 10.354 sudah selesai dipantau dan 228 masih dipantau. Untuk pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 7.899 orang terdiri dari 7.314 sudah pulang dari perawatan dan 585 masih dirawat.
Ani menjelaskan, pihaknya saat ini tengah meningkatkan kapasitas pemeriksaan metode RT-PCR, di antaranya dengan membangun Laboratorium Satelit Covid-19 di RSUD Pasar Minggu sejak 9 April dan membangun jejaring dengan 27 laboratorium pemeriksa Covid-19.
Secara kumulatif, pemeriksaan PCR telah dilakukan di Jakarta hingga 18 Mei adalah sebanyak 112.953 sampel. Sedangkan tes PCR dilakukan kepada 2180 orang. Sebanyak 1193 tes dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru dengan hasil 43 positif dan 1150 negatif.
Selain itu, rapid test juga masih dilakukan di enam wilayah administrasi DKI dan Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP). Saat ini sebanyak 106.207 orang telah menjalani rapid test dengan persentase positif sebesar empat persen dengan rincian 3918 orang dinyatakan reaktif Covid-19 dan 102.289 orang dinyatakan non reaktif.

Komentar