Alhamdulillah, Penambahan Positif Covid-19 Setiap Harinya Mulai Melambat
ASKARA - Jumlah positif Covid-19 per hari ini (Jumat, 15/5) terkonfirmasi sebanyak 16.496 atau bertambah 490 orang.
Jumlah ini masih menunjukkan tren tinggi yang penambahannya hanya dari beberapa kabupaten/kota.
Menurut Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, masih terdapat satu atau dua kabupaten dan kota yang menunjukkan tren penambahan semakin tinggi. Meski begitu, tren penambahannya sudah tidak lagi meningkat berkali-kali lipat daripada sebelumnya sehingga saat ini jumlah penambahan setiap harinya hampir datar atau rata.
"Banyak yang kemudian tren penambahannya sudah tidak lagi eksponensial terlalu tinggi tetapi hampir mendatar," ujarnya di Graha BNPB, Jakarta.
Akan tetapi, pergerakan jumlah tersebut tidak menjadi acuan dalam penanganan wabah Covid-19. Yurianto tetap menekankan masyarakat untuk melakukan pencegahan sebab virus corona bisa bermutasi dengan orang tanpa gejala (OTG).
"Sebenarnya kita tidak melihat itu. Tapi melihat bahwa memang kontak dengan kasus positif tanpa gejala masih terjadi," katanya.
Yurianto kembali menekankan upaya pencegahan, salah satunya dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir minimal 20 detik sesering mungkin.
"Ini adalah menjadi penting karena tanpa mencuci tangan kalau kemudian kita menyentuh wajah, mulut, hidung ini akan menjadi risiko yang sangat tinggi untuk tertular. Oleh karena itu, kalau belum mencuci tangan dengan sabun jangan memegang wajah kita," paparnya.
Kemudian menggunakan masker jika ke luar rumah dengan menghindari kerumunan. Apabila sudah kembali pastikan masker yang telah dipakai segera diganti dengan yang baru.
"Dan cuci master yang lama, kemudian jaga jarak di dalam kontak kita secara fisik dengan orang lain ini menjadi penting. Oleh karena itu, hindari berkumpul berdekatan, kalau perlu keluar rumah dan tidak terlalu lama. Oleh karena itu kita harus tetap berada di rumah," jelas Yurianto.
Selain jumlah kasus positif sebanyak 16.496, jumlah meninggal dunia yang disebabkan Covid-19 menjadi 1.076 setelah ada penambahan sebanyak 33 orang, dan yang pulih sebanyak 3.903 orang.
Data positif Covid-19 yang dicatat gugus tugas yaitu di Provinsi Aceh 17 kasus, Bali 343 kasus, Banten 622 kasus, Bangka Belitung 29 kasus, Bengkulu 53 kasus, Yogyakarta 188 kasus, dan DKI Jakarta 5.774 kasus.
Di Jambi 69 kasus, Jawa Barat 1.596 kasus, Jawa Tengah 1.109 kasus, Jawa Timur 1.021 kasus, Kalimantan Barat 129 kasus, Kalimantan Timur 251 kasus, Kalimantan Tengah 227 kasus, Kalimantan Selatan 363 kasus, dan Kalimantan Utara 141 kasus.
Kepulauan Riau 115 kasus, Nusa Tenggara Barat 358 kasus, Sumatera Selatan 458 kasus, Sumatera Barat 393 kasus, Sulawesi Utara 105 kasus, Sumatera Utara 202 kasus, dan Sulawesi Tenggara 183 kasus.
Sulawesi Selatan 871 kasus, Sulawesi Tengah 112 kasus, Lampung 66 kasus, Riau 95 kasus, Maluku Utara 85 kasus, Maluku 62 kasus, Papua Barat 88 kasus, Papua 335 kasus, Sulawesi Barat 74 kasus, Nusa Tenggara Timur 19 kasus, Gorontalo 22 kasus, dan dalam proses verifikasi lapangan 21 kasus.
Akumulasi data diambil dari hasil uji spesimen sebanyak 178.602 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 61 laboratorium dan Test Cepat Melokuler (TCM) di sembilan laboratorium. Sebanyak 132.060 orang yang diperiksa didapatkan data 16.496 positif dan 115.564 negatif.
Untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) menjadi 262.919 dan pasien dalam pengawasan (PDP) 34.360 orang.

Komentar