Kamis, 04 Juni 2026 | 11:54
NEWS

Muslim Jerman Kembali Ramaikan Masjid

Muslim Jerman Kembali Ramaikan Masjid
Sebuah masjid di Jerman. (Anadoluagency)

ASKARA - Setelah dua bulan penguncian atau lockdown, masjid-masjid di seluruh negeri itu akan dibuka kembali pada akhir pekan ini.

Masjid-masjid di Jerman akan kembali membuka pintu mereka bagi para jemaah pada akhir pekan ini, menyusul keputusan pemerintah mengurangi langkah pembatasan virus corona.

Dewan Koordinasi Muslim (KRM) Jerman telah menetapkan beberapa pedoman yang harus dijalankan masjid yang akan dibuka kembali. 

Kepala Asosiasi Masjid Sehitlik Yakup Ayar mengatakan bahwa dirinya senang akan dapat berkumpul kembali dengan masyarakat muslim di Berlin.

"Kami akan membawa tamu kami ke dalam masjid melalui satu pintu. Semua orang akan mengenakan masker serta mencuci tangan mereka. Informasi kontak mereka yang datang ke masjid akan dicatat," jelas Ayar tentang pedoman ketat KRM.

Ruang wudhu akan tetap ditutup dan para jemaah diwajibkan untuk membawa sajadah sendiri. 

"Otoritas setempat telah membatasi ibadah jemaah hingga 50 orang," kata Ayar. 

Wakil Presiden Asosiasi Masjid Mevlana Ramazan Saglam mengatakan, Salat Tarawih dan Salat Jumat akan tetap ditunda.

"Semoga kita dapat berkumpul di masjid-masjid kita lagi," ujar Saglam.

Orang yang berusia di atas 65 tahun masih didesak untuk tinggal di rumah. Kegiatan peribadatan massal telah dilarang sejak dimulainya penutupan Jerman pada pertengahan Maret.

Pemerintah Jerman pekan lalu memutuskan untuk mencabut sejumlah langkah penguncian virus corona, dan mengizinkan layanan ibadah di masjid, gereja, dan sinagog asalkan mereka mematuhi persyaratan kebersihan dan jarak sosial. (hidayatullah)

Komentar