Senin, 08 Juni 2026 | 04:46
NEWS

Relawan Medis Masih Banyak Dibutuhkan

Relawan Medis Masih Banyak Dibutuhkan
Koordinator Tim Relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Andre Rahardian. (Dok. BNPB)

ASKARA - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat sudah ada 28.900 pendaftar untuk bergabung menjadi tim relawan. 

"Sejak kita buka pendaftaran empat minggu lalu, per hari ini sudah ada 28.900 yang terdaftar, itu 5.500 relawan medis dan sisanya non-medis," jelas Koordinator Tim Relawan Andre Rahardian di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (29/4).

Para relawan berasal dari seluruh Indonesia. Mereka mendaftar lebih banyak dari non medis dan bertugas mengurus logistik dan administrasi umum untuk menyebarkan bantuan. 

Akan tetapi, masih dibutuhkan lebih banyak relawan medis. Karena tidak semua dari 5.500 relawan medis yang mendaftar siap diterjunkan ke fasilitas kesehatan seperti Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet. 

"Tetapi karena pandemi memang yang dibutuhkan lebih banyak tenaga medis. Dari 5.500 yang sudah ada setelah kita sisir dan seleksi mungkin yang siap ada 2.500 sampai tiga ribu," ujar Andre.

Relawan yang siap sudah memenuhi semua syarat seperti surat tanda registrasi dan surat persetujuan dari keluarga serta pemeriksaan kesehatan.

Setelah melengkapi persyaratan administrasi dan pemeriksaan kesehatan, khusus untuk relawan non medis harus menjalani pelatihan sebelum ditempatkan di pos masing-masing. 

"Pendaftaran relawan non medis ditutup sementara untuk dilakukan klasifikasi ulang. Pendaftaran relawan non medis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 baru akan dibuka kembali Senin pekan depan," demikian Andre. 

Komentar