Kamis, 18 Juni 2026 | 01:31
NEWS

Sudah Tujuh Stasiun MRT Jakarta Berhenti Beroperasi

Sudah Tujuh Stasiun MRT Jakarta Berhenti Beroperasi
MRT Jakarta. (Tribunnews)

ASKARA - PT MRT Jakarta (Perseroda) kembali meniadakan layanan di dua stasiun yaitu Stasiun Bendungan Hilir dan Stasiun Senayan. 

Penerapan aturan ini akan dilaksanakan mulai Senin 27 April mendatang.

Hal itu dilakukan sebagai bagian dari dukungan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar yang diterapkan di wilayah DKI Jakarta. PSBB di ibu kota diperpanjang mulai hari ini hingga 22 Mei.

Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta Muhammad Effendi menyampaikan, kebijakan tersebut sebagai bagian dari mendukung PSBB yang diterapkan selama masa pandemi virus corona (Covid-19). 

"Mulai Senin 27 April 2020 besok, dua stasiun lagi akan kami tutup yaitu Stasiun Senayan dan Bendungan Hilir. Ratangga juga tidak akan berhenti di dua stasiun ini," ujarnya kepada media, Jumat (24/4).

Sehingga Kereta Ratangga hanya akan berhenti di Stasiun Lebak Bulus Grab, Fatmawati, Cipete Raya, Blok-M BCA, Dukuh Atas BNI, dan Bundaran HI. 

Kendati demikian, masyarakat dapat melanjutkan perjalanan dari stasiun MRT yang masih beroperasi menggunakan layanan bus pengumpan Transjakarta yang melayani dari pukul 06.00-18.00 WIB.

"Untuk membantu pengguna MRT Jakarta menjangkau stasiun yang ditutup," kata Muhammad Effendi. 

Pihaknya tetap akan menerapkan peraturan yang masih akan terus dilaksanakan di lingkungan MRT Jakarta seperti jam operasional pukul 06.00 sampai 18.00 WIB, jarak antar kereta (headway) 30 menit, dan pembatasan jumlah penumpang maksimal 60 orang per kereta. 

Sebelumnya, sejak 20 April, lima stasiun telah terlebih dahulu ditutup yaitu Stasiun Haji Nawi, Blok A, dan ASEAN diikuti Stasiun Istora Mandiri dan Setiabudi Astra. 

Komentar