Kemenparekraf Gandeng Hotel Sahid Fasilitasi Penginapan Tenaga Medis
ASKARA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Grand Sahid Jaya Hotel menyediakan akomodasi menginap tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Pelni selaku salah satu rumah sakit rujukan penanganan Covid-19.
Menparekraf Wishnutama mengatakan, pihaknya terus berupaya memfasilitasi kebutuhan tenaga kesehatan dengan menggandeng industri pariwisata dalam masa darurat pandemi Covid-19.
"Kita terus bahu membahu menyediakan fasilitas dan akomodasi ini. Namun dengan kesiapan dan persyaratan yang harus dipenuhi pihak hotel," tutur Wishnutama kepada media, Sabtu (18/4).
Kemenparekraf telah melakukan realokasi anggaran Rp 500 miliar, salah satunya untuk menyediakan akomodasi dan transportasi tenaga kesehatan yang disesuaikan dengan permintaan kebutuhan dari rumah sakit.
"Hingga saat ini terdapat 1.725 tenaga kesehatan di Jakarta yang telah terfasilitasi. Kerja sama ini juga sebagai bentuk dukungan Kemenparekraf terhadap industri pariwisata yakni perhotelan termasuk staf dan pekerja di dalamnya," papar Wishnutama.
Direktur Utama Grand Sahid Hariyadi Sukamdani menyampaikan, dalam kerja sama disiapkan 220 kamar di mana 60 kamar akan digunakan untuk 100 tenaga kesehatan dari RS Pelni. Selain itu, disiapkan makan tiga kali sehari dan fasilitas laundry.
Hariyadi memastikan pihaknya menjalankan SOP yang berkaitan dengan pelayanan tamu sebagaimana yang ditetapkan Kementerian Kesehatan terkait penanganan Covid-19.
"Pihak hotel melaksanakan SOP khusus dalam menjalankan tugas sehari-harinya baik di bagian yang bertemu langsung atau tidak langsung dengan seluruh tenaga medis," ujarnya.
Seperti penyemprotan disinfektan secara rutin terutama di pintu masuk hotel, kegiatan sanitasi, pengaturan physical distancing di seluruh area hotel termasuk penggunaan lift.
Kemudian meminimalkan interaksi pelayanan secara langsung dan langkah-langkah lain yang telah direkomendasikan Kemenkes.
"Misalnya SOP di housekeeping dari prosedur sanitasi, frekuensi pembersihan hingga pemberian ekstra amenities," demikian Hariyadi.

Komentar