IPC Bantu Dana untuk Tanggulangi Pandemi Covid-19
ASKARA - PT Pelabuhan Indonesia II (IPC) memberikan bantuan dana untuk membantu penanggulangan pandemi virus corona (Covid-19).
Bantuan senilai Rp 400 juta diserahkan kepada Yayasan BUMN Hadir untuk Negeri untuk membeli alat pendeteksi Covid-19 yang kini sangat dibutuhkan oleh rumah sakit khusus.
"Bantuan dana IPC akan digunakan untuk pengadaan Alat Ekstraksi Otomatis Magnapure 96 dan Alat Deteksi Light Cyclear 480," kata Direktur Utama IPC Arif Suhartono, Selasa (7/4).
Saat ini Kementerian BUMN melalui Yayasan BUMN Hadir untuk Negeri menggalang dukungan dari beberapa BUMN untuk membeli 10 set Alat Ekstraksi Otomatis Magnapure 96 dan 18 set Alat Deteksi Light Cyclear 480. Nantinya peralatan medis senilai Rp 26,7 miliar itu didistribusikan ke 10 rumah sakit yang tersebar di 10 provinsi.
Menurut Arif, pandemi Covid-19 tidak bisa diatasi secara parsial. Harus ada gerakan bersama termasuk partisipasi dunia usaha dan masyarakat untuk menekan penyebaran virus corona.
IPC melalui 12 Kantor Cabang Pelabuhan di 10 provinsi sejak Maret lalu ikut ambil bagian dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Pencegahan dilakukan tak hanya di area pelabuhan namun juga mencakup lingkungan permukiman warga yang berdekatan dengan pelabuhan.
"Pekan lalu misalnya, IPC Cabang Pelabuhan Tanjung Priok menyerahkan beberapa alat semprot disinfektan kepada Pemkot Jakarta Utara. IPC juga mendistribusikan masker dan hand sanitizer di sejumlah masjid dan puskemas di sekitar Tanjung Priok," jelas Arif.
Di Bengkulu, IPC menggandeng PMI dan Aksi Cepat Tanggap (ACT) melakukan sterilisasi di Pelabuhan Pulau Baai. Sterilisasi mencakup rumah dinas, klinik, dan fasilitas pendidikan yang berdekatan dengan pelabuhan.
"Khusus di Bengkulu, IPC ditunjuk sebagai Koordinator Wilayah Satuan Tugas BUMN Tanggap Bencana Nasional Covid-19," kata Arif.
Sebelumnya, di Pontianak, IPC menyerahkan satu unit mobil kebersihan berikut beberapa box alat pelindung diri lengkap kepada wali kota. Mobil kebersihan itu bisa dioperasikan untuk melakukan sterilisasi di area publik yang berisiko terjadi penyebaran virus corona. (industry)

Komentar