Rabu, 17 Juni 2026 | 15:35
NEWS

15.250 Relawan Mendaftar Relawan Covid-19, Perawat Paling Banyak

15.250 Relawan Mendaftar Relawan Covid-19, Perawat Paling Banyak
Ketua Relawan Covid-19 Andre Rahadian (Dok BNPB)

ASKARA - Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat, sebanyak 15.250 relawan telah mendaftar untuk ikut membantu penanganan Covid-19 di Tanah Air. 

Berdasar data yang masuk per 1 April 2020 pukul 17.00 WIB, rincian dari 15.250 relawan tersebut terbagi menjadi 2.529 relawan untuk medis dan 12.721 relawan non medis. Dari relawan medis yang mendaftar, kelompok terbesar berasal dari perawat dengan jumlah sebanyak 1.227 orang. 

Melalui seleksi dan persiapan dari Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kesehatan Kementerian Kesehatan, saat ini ada 222 perawat yang sudah bertugas sebagai relawan. 

Kemudian, sejumlah relawan perawat sedang dalam proses pemeriksaan kesehatan sebagai syarat sebelum ditempatkan bertugas. Sekaligus pemerintah akan memberikan insentif tunai. 

"Kami akan memberikan insentif tunai kepada relawan medis, sebagai tambahan dari insentif dalam aturan pemerintah," ujar Ketua Relawan Covid-19, Andre Rahadian di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Jumat (3/4).

Sementara relawan non medis, saat ini gugus tugas sedang membuat konsep kesiagaan komunitas di mana peran relawan sampai ke tingkat RT menjadi sangat penting untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. 

"Membantu tetangga atau warga yang positif melakukan karantina mandiri, dan mampu membantu warga yang atau terdampak secara ekonomi," tutur Andre. 

Prosedur terkait konsep kesiagaan komunitas itu akan dikirimkan pekan depan kepada relawan non medis untuk bisa diterapkan di lingkungannya. 

"Pada pekan ini, relawan Covid-19 menyalurkan bantuan ke rumah sakit rujukan dan 44 puskesmas yang menjadi bagian terdepan dalam penanganan Covid-19," kata Andre. 

Bantuan yang disalurkan berupa vitamin, susu dan minuman isotonik yang berguna untuk sumber energi dan menjaga imunitas tenaga kesehatan yang berada di garis terdepan penanganan Covid-19. 

Melalui Gugus Tugas Nasional, Andre mengajak kelompok yang secara sendiri-sendiri maupun komunitas memberikan bantuan langsung pada masyarakat dalam penanganan Covid-19 dapat menyampaikan rencana kegiatan ataupun aksi yang sudah dilakukan ke portal relawan. 

"Hal ini diperlukan agar seluruh kegiatan selalu terkoordinasi dan bisa bersinergi," tandasnya. 

 

Komentar