Rusunawa Ini Disiapkan Jadi Tempat Karantina Covid-19
ASKARA - Sebuah rusunawa tak terpakai di Kota Tasikmalaya akan digunakan sebagai tempat karantina dan isolasi pasien terinfeksi virus corona (Covid-19).
Langkah ini guna menampung semakin bertambahnya jumlah pasien diduga terpapar Covid-19 di Tasikmalaya.
"Ini langkah kami jika sampai kemungkinan terburuk terjadi," kata Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman.
Rusunawa yang terletak di Jalan Tamanjaya, Kecamatan Tamansari itu selama ini tidak dipakai. Dalam bangunan lima lantai itu terdapat 350 ruangan yang mulai dilengkapi dengan peralatan medis.
Penentuan lokasi karantina Covid-19 di Kota Tasikmalaya berdasarkan hasil riset internal tim gugus tugas yang dinilai jauh dari lingkungan masyarakat.
"Masyarakat supaya tak panik, penentuan lokasi pusat karantina Covid-19 itu sudah sesuai penelitian sebelumnya. Lokasinya jauh dari lingkungan masyarakat dan tertutup ruangan bangunannya," jelas Budi.
Budi mengaku sampai sekarang pihaknya belum mendapatkan alat tes massal dari Provinsi Jawa Barat ataupun pemerintah pusat. Nantinya pemusatan karantina Covid-19 di lokasi tersebut diupayakan memiliki alat dan persediaan obat-obatan yang lengkap.
"Jadi nanti kalau ada yang dicurigai awal langsung bisa dites. Mari kita bersama-sama lawan wabah ini dan putuskan mata rantainya," kata Budi.
Sebelumnya, Pemkot Tasikmalaya menyiapkan salah satu hotel untuk mengarantina pasien Covid-19. Pemkot tidak mengandalkan rumah sakit rujukan yakni Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Pasalnya, selama ini telah penuh oleh pasien Covid-19 dari berbagai wilayah di Jabar.
"Kita siapkan hotel, kalau semuanya dirujuk ke Bandung tidak akan terurus. Seperti wisma atlet di Jakarta, kita juga akan buat pusat karantina di hotel dan bangunan lainnya," ujar Budi. (kesatu/why)

Komentar