Jokowi: Wisma Atlet Punya Kapasitas 24 Ribu Orang Telah Siap
ASKARA - Presiden Joko Widodo melakukan peninjauan ke Wisma Altet Kemayoran, Jakarta Pusat yang akan digunakan sebagai Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19, Senin (23/3).
Jokowi mengatakan bahwa Wisma Altet telah dipersiapkan sebagai rumah sakit darurat dengan daya tampung hingga tiga ribu pasien. Untuk pasien, dokter, paramedis semuanya ditempatkan di ruangan berbeda.
"Perlu saya sampaikan Wisma Atlet memiliki kapasitas 24 ribu orang yang saat ini telah disiapkan. Untuk tiga ribu pasien dengan ruang yang ditata dengan manajemen," ujarnya.
Menurut Jokowi, Wisma Altet telah siap dengan segala sarana dan prasarana baik untuk ruang penanganan pasien, ventilator sampai alat pengamanan diri (APD).
"Kita harapkan nanti sore rumah sakit darurat corona ini bisa dipakai. Artinya rumah sakit yang ada yang kita siapkan jauh hari sebelumnya telah bisa melaksanakan penanganan virus corona ini," jelasnya.
Sebelumnya, Menteri Kesehatan Terawan Putranto mengatakan, Wisma Atlet sebagai rumah sakit darurat diperuntukkan bagi pasien positif virus corona yang kondisinya sakit ringan.
Hal itu dilakukan agar rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 bisa fokus menangani pasien dengan kondisi sakit berat.
Menurutnya, pihak rumah sakit yang menentukan pasien mana yang akan dirawat di Wisma Atlet agar pasien positif Covid-19 dengan sakit ringan tidak menyebabkan penularan baru.
"Rumah Sakit yang akan melakukan seleksi, mana yang bisa dirawat di Wisma Atlet. Untuk tenaga medis saya cek sudah siap semua,' ucap Terawan.
Dari 10 tower yang ada di Wisma Atlet, Kementerian PUPR menyiapkan empat untuk digunakan sebagai rumah sakit darurat yakni tower 1, 3, 6 dan 7 yang semuanya berada di Blok D10.
Tower 6 secara utuh mulai lantai 1 hingga 24 akan digunakan sebagai ruang rawat inap pasien. Kapasitas yang tersedia adalah 650 unit dan dapat menampung 1.750 orang. Satu kamar dapat menampung dua hingga tiga pasien.
Adapun tower 7 akan dibagi menjadi beberapa fungsi. Pada lantai 1 akan digunakan sebagai IGD, lantai 2 untuk ICU, lantai 3 untuk ruang refreshing.
Sementara lantai 4-24 akan digunakan sebagai ruang rawat inap pasien. Kapasitas di tower 7 adalah 886 unit dengan kapasitas maksimum 2.458 pasien.
Untuk dokter dan petugas medis akan menggunakan Tower 1 lantai 1-24 dengan kapasitas 650 unit dan dapat menampung maksimum 1.750 orang.
Tower 3 lantai 1-24 direncanakan untuk Posko Gugus Tugas Penanganan COVID-19. Jumlah unit yang tersedia sebanyak 650 dan dapat menampung maksimal 1.750 orang.

Komentar