Tips Mendekati Anak Pasangan
ASKARA - Sedang menjalin hubungan dengan pasangan yang sudah memiliki anak alias single parent?
Salah satu yang perlu diperhatikan adalah dekat dengan anak pasangan tanpa si kecil merasa terganggu. Ini menjadi tantangan yang paling terasa.
Berikut langkah yang perlu dilakukan agar Anda bisa memiliki hubungan dekat dengan anak pasangan dan diterima;
Berunding bersama pasangan
Diskusikan dengan pasangan tentang keinginan Anda untuk dekat dengan anaknya dan cara seperti apa yang ingin dilakukan. Paling penting, kenyamanan anak harus diperhitungkan ketika ingin dekat. Untuk mulai pendekatan, sesuaikan dengan karakter si anak agar kedekatan bisa terbentuk secara alami dan tidak terkesan memaksa.
Mengetahui dan mendukung minat anak pasangan
Mengetahui apa yang disukai menjadi cara pertama untuk dekat dengan anak pasangan. Apresiasi pada anak pasangan bisa dengan datang ke acara di sekolahnya, seperti perpisahan atau karnaval. Lambat laun si anak akan menyadari bahwa Anda sedang mendukung kegiatan-kegiatannya.
Liburan bersama
Jalan-jalan bisa Anda lakukan hanya berdua saja dengan si anak. Tidak perlu jauh, apalagi sampai jalan-jalan ke luar negeri. Cukup mengajaknya nonton film di bioskop, bermain di playground, atau ke tempat-tempat wisata. Pastikan tempat yang akan dikunjungi disukai oleh anak, akan lebih baik bila dia dilibatkan dalam pemilihan tempat. Menganggapnya sebagai teman atau keponakan memungkinkan kedekatan semakin terjalin.
Berhubungan baik dengan orang tua kandungnya
Perlu diingat, seorang single parent sudah pernah memiliki pasangan sebelumnya. Maka perlu juga berhubungan baik dengan mantannya pasangan Anda. Ini berperan sebagai penguat anak dari rasa bersalah karena harus berdekatan dengan Anda. Meski sulit tetap perlu dilakukan.
Menjadi teman
Cukup sulit mendekati anak pasangan ketika ia sedang tidak mau atau memiliki karakter yang susah dekat dengan orang baru. Menjadi temannya merupakan cara yang bisa dilakukan. Anggap si anak adalah keponakan atau teman bermain sewaktu kecil, posisikan sebagai teman yang ingin bermain dengannya.
Tetap jadi diri sendiri
Pastikan tetap menjadi diri sendiri ketika mulai mendekati anak pasangan. Sang anak akan mengetahui ketulusan seseorang yang mendekatinya. Kalau terlalu memaksa justru akan memberi kesan palsu dalam proses pendekatan. (dbs/why)

Komentar