Kamis, 04 Juni 2026 | 10:01
NEWS

Angkutan Malam Hari Dihentikan, Transjakarta Terapkan Aturan Ketat untuk Penumpang

Angkutan Malam Hari Dihentikan, Transjakarta Terapkan Aturan Ketat untuk Penumpang
Transjakarta (mobilkomersial.com)

ASKARA - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menghentikan layanan AMARI (Angkutan Malam Hari). Layanan tersebut dihentikan mulai Minggu (15/3) sebagai imbas dari penyebaran virus corona (Covid-19).  

Kebijakan ini akan berlaku pada pola operasi khusus mulai Senin (16/3) besok hingga 14 hari ke depan. Hal ini dilakukan untuk mengurangi interaksi secara fisik para penumpang. Dengan ini, pihak Transjakarta hanya mengoperasikan 13 rute hingga 30 Maret 2020. 

"Sehingga mulai malam ini Transjakarta hanya beroperasi hingga pukul 22.00 WIB. Untuk Senin besok, 16 hingga 30 Maret 2020 layanan Transjakarta hanya beroperasi di 13 rute dengan headway 20 menit dengan waktu operasional mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB," ungkap Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta, Nadia Diposanjoyo melalui keterangan tertulis, Minggu (15/3).

Dengan demikian, seluruh layanan non koridor (Non BRT), Royaltrans dan Mikrotrans ditiadakan. Kebijakan ini untuk menindaklanjuti instruksi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang diumumkan sore ini pukul 17.00 WIB perihal pembatasan layanan angkutan umum di DKI Jakarta secara ekstrem untuk mengurangi potensi penularan COVID 19. 

Dikatakan Nadia, penetapan pengurangan interaksi fisik diterapkan di halte dan bus Transjakarta yang melintas di 13 koridor. Hal ini dilakukan dengan memberikan jarak antar individu sejauh satu hingga dua meter dalam ruang publik transportasi seperti di halte dan di dalam bus. 

Sementara itu di halte, Transjakarta akan memberikan marka dimana pelanggan harus berdiri dengan jarak yang sudah diatur. Untuk di dalam bus, pelanggan akan dilakukan pengaturan jarak duduk sehingga meminimalisasi interaksi fisik antar pelanggan. 

"Petugas halte dan petugas keamanan akan membantu pengaturan duduk di dalam bus 
dan diharapkan pelanggan dapat ikut seperti arahan yang ditentukan untuk kesehatan dan kenyamanan pelanggan," tuturnya. 

Selain itu, Transjakarta juga akan menerapkan pembatasan jumlah pelanggan pada halte dan mengharapkan kesabaran pelanggan untuk ikut dalam tata tertib yang telah diberlakukan. 

PT Transjakarta juga melipatgandakan sanitasi halte dan bus dengan melakukan pencucian bus dan interiornya lebih sering, melakukan pembersihan seluruh interior halte dengan interval yang lebih sering juga pemasangan seluruh hand sanitizer di bus dan memastikan ketersediaan isi ulangnya di halte dan bus.

Selain itu, juga diubah pola pengurusan kartu gratis, di mana pengurusan secara langsung ke kantor diputuskan untuk sementara ditiadakan. Para pelanggan disarankan untuk melakukan pengurusan melalui sistem online layanan pelanggan 1500-102 atau e-mail [email protected] 

Berikut adalah nomor bus, tujuan dan rute yang beroperasi mulai tanggal 16 hingga 30 maret 2020, yakni: Blok M-Kota, Pulo Gadung 1-Harmoni, Kalideres-Pasar Baru, Pulo Gadung 2-Tosari, Kampung Melayu-Ancol, Ragunan-Halimun, Kampung Rambutan-Kampung Melayu, Lebak Bulus-Harmoni, Pinang Ranti-Pluit, PGC 2-Tanjung Priok, Kampung Melayu-Pulo Gebang, Penjaringan-Sunter Boulevard Barat, dan 13A Puri Beta-Blok M. 

Komentar