Senin, 08 Juni 2026 | 12:56
NEWS

SMSI Masuk Tim Media Task Force Sustainability Dewan Pers

SMSI Masuk Tim Media Task Force Sustainability Dewan Pers
Pengurus SMSI berbincang bersama di sela Media Task Force Sustainability Dewan Pers. (SMSI)

ASKARA - Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) secara resmi masuk ke dalam Tim Media Task Force Sustainability yang dibentuk oleh Dewan Pers.

Tim bentukan Dewan Pers ini secara rutin menggelar diskusi bergilir mulai dari Sekretariat Dewan Pers, Menara Kompas hingga di iNews Centre MNC.

Media Task Force Sustainability kembali menggelar kajian rutin membahas keberlangsungan media massa di Indonesia yang bertempat di Sekretariat Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (13/3).

Diskusi kali ini menghadirkan narasumber di antaranya dari Group Digital Director Dentsu Aegist Network Indonesia Grace Amelia, CEO Kaskus/GDP Group Edi Taslim dan Dirjen Pajak Kementerian Keuangan Suryo Utomo.

Kelompok kerja keberlanjutan media atau media sustainability merupakan sebuah kelompok kerja yang dibentuk berdasar Surat Keputusan Dewan Pers Nomor 12/SK-DP/I/2020 dengan masa kerja satu tahun sejak 7 Januari hingga 31 Desember 2020. Bertugas mengurai problem media di era digital serta merumuskan alternatif regulasi bagi pemerintah dan stakeholder media untuk menjaga keberlangsungan media di Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Koordinator Task Force Sustainability Agus Sudibyo yang juga anggota Dewan Pers menyampaikan kembali rumusan-rumusan yang sudah disepakati sebelumnya.

Dia mengingatkan bahwa tujuan task force bukanlah untuk menolak keberadaan platform digital di Indonesia, meski dalam banyak hal sudah merugikan media massa secara ekonomi. Akan tetapi untuk merumuskan rancangan regulasi supaya kompetisi media di Indonesia berlangsung secara fair dan transparan.

Menurut Agus Sudibyo, platform digital sebagai jenis media baru harus duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi dengan media konvensional yang sudah ada.

Adapun, kelompok kerja keberlanjutan media yang dibentuk Dewan Pers terdiri dari Agus Sudibyo sebagai koordinator merangkap anggota, Arif Zulkipli sebagai sekretaris merangkap anggota, Ahmad Djauhar (anggota), Agung Dharmajaya (anggota), Mirza Zulhadi (perwakilan PWI), Abdul Manan (perwakilan AJI), Makroen Sanjaya (perwakilan IJTI), Purwanto (perwakilan SPS), Santi Ruwyastuti (perwakilan ATVSI), Teguh Suharjono (perwakilan AVTLI), dan Candra Sinaga (perwakilan PRRSNI). Kemudian ada Wenseslaus Manggut (perwakilan AMSI), Wilson Lumi (perwakilan SMSI), Kemal Effendi Gani (perwakilan Forum Pemimpin Redaksi), Andry Novelino (perwakilan PFI), Agung Suprio (perwakilan KPI Pusat), serta Bambang Harymurti dan Imam Suyudi yang mewakili tokoh masyarakat. 

Komentar