Rabu, 17 Juni 2026 | 22:51
NEWS

Bulog Jamin Atasi Lonjakan Kebutuhan Beras dan Pangan Tak Terduga

Bulog Jamin Atasi Lonjakan Kebutuhan Beras dan Pangan Tak Terduga
Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso ((Suara.com/M. Yasir)

ASKARA - Melonjaknya kebutuhan pangan yang tak terduga akhir-akhir ini diwaspadai Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog).  

Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir terkait kebutuhan pangan. Baik menjelang Ramadan maupun kondisi tak terduga lainnya. 

Pihaknya, kata Budi Waseso, sudah mengeluarkan intruksi ke seluruh jajaran untuk menyiapkan stok beras dan kebutuhan pangan lainnya yang menjadi tanggung jawab Bulog untuk bisa selalu tersedia di masyarakat. 

"Tidak ada masalah, Bulog menjamin kebutuhan beras tersedia di masyarakat walau ada lonjakan permintaan yang tiba-tiba. Bulog akan menggunakan seluruh instrumen yang ada untuk menjamin ketersedian pangan tersebut," kata Budi Waseso, melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (2/3). 

Budi Waseso mengatakan, saat ini sedang melakukan kunjungan marathon ke gudang-gudang beras di seluruh Indonesia, terutama tujuh daerah sentra produksi beras di Indonesia untuk memastikan ketersediaan pasokan beras betul-betul tersedia.

Pihak Bulog sendiri memastikan seluruh jaringan yang bekerja sama sudah menyediakan kebutuhan beras di tingkat lokal baik secara online maupun offline, juga outlet-outlet milik Perum Bulog seperti RPK (Rumah Pangan Kita) yang tersebar di seluruh Indonesia, serta jaringan retail modern yang ada seperti iPANGANANDOTCOM yang memberikan kemudahan dan kecepatan dalam pembelian kebutuhan pangan yang dibutuhkan masyarakat. 

"Pangan yang dibeli melalui iPANGANANDOTCOM akan diantar langsung ke rumah pembeli sehingga akan mempercepat dan memastikan pendistrubusian beras langsung diterima oleh masyarakat," ujarnya. 

Hingga saat, ini stok beras yang tersimpan di gudang-gudang Bulog seluruh Indonesia mencapai 1,7 juta ton dari total kapasitas gudang yang tersedia sebesar 3,8 juta ton. Ketersediaan stok beras akan terus bertambah mengingat akan memasuki musim panen raya sehingga pasokan beras betul-betul aman tersedia bagi kebutuhan masyarakat dalam situasi apapun.

Komentar