Senin, 08 Juni 2026 | 19:52
NEWS

Bersandar di Tanjung Priok, Iran Jaga Ketat Kesehatan Awak Kapal Perang Kharg dari Corona

Bersandar di Tanjung Priok, Iran Jaga Ketat Kesehatan Awak Kapal Perang Kharg dari Corona
Seorang taruna di Kapal Perang Kharg milik Iran yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. (Aprilia Rahapit/Askara)

ASKARA - Wabah virus corona (COVID-19) saat ini tengah menyebar secara agresif di 46 negara, salah satunya di Iran. Sebanyak 22 orang meninggal dunia dan 49 orang berhasil disembuhkan di negara itu.

Duta Besar Iran untuk Indonesia, HE Mr Mohammad Azad mengatakan, pihaknya tengah berupaya keras agar virus mematikan ini dapat segera musnah. Saat ini pemantauan segala perkembangannya tengah dipusatkan di Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Islam Iran.

"Kami di Iran telah membentuk suatu kesatuan, dan dipusatkan di Kemenkes untuk melakukan pemantauan, kita juga melakukan evakuasi warga kami sesuai dengan perkembangan," ujarnya dalam perayaan hubungan diplomatik Iran-Indonesia, di Kapal Perang Kharg, di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (27/2).

Sementara itu, Kapten Kapal Perang Kharg, Captain Ehsan Nasir mengatakan, pencegahan virus corona dalam masa perjalanan dari pelabuhan Bandar Abbas Iran juga dijaga ketat. 

Di mana pemeriksaan selalu dilakukan baik terhadap taruna, maupun pejabat yang ikut, seperti diketahui kapal ini membawa 300 taruna dan sejumlah pejabat yakni Captain Kapal Kharg yakni Captain Ehsan Nasir, Flag Officer Captain Farhad Fattahi, atase petahanan Iran (Athan Iran) Colonel Mohammad Behrouz, dan Panglima Taruna Captain Vosughi.

"Tentu kami memiliki kondisi kesehataan fisik dan perkembangan dari personel pejabat maupun taruna terus diawasi, kita cek dari otoritas, dan semua Alhamdulillah semua dalam kondisi sehat wal afiat," ungkap Nasir.

Berdasarkan Corona Virus Geographical Distribution, pukul 14.43 waktu China, Kamis, 27 Februari 2020 secara keseluruhan, sebanyak 78.630 orang telah dikonfirmasi mengidap, sementara yang masih diduga sebanyak 2.358 orang, meninggal dunia sebanyak 2.747 orang, dan yang berhasil pulih sebanyak 32.538 orang. 

Komentar