Diundang Rapat Bareng Menteri, Anies Pilih Tinjau Banjir
ASKARA - Rapat Komisi V DPR membahas penangangan bencana banjir di Jabodetabek ditunda lantaran ketidakhadiran tiga gubernur.
Ketiganya adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengutus Asisten Deputi Gubernur Bidang Tata Ruang Pemprov DKI Vera Revina Sari. Kemudian Gubernur Banten Wahidin diwakili Sekretaris Daerah Banten Al Muktabar, dan Ridwan Kamil yang mengutus Sekda Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja.
Padahal, rapat yang dipimpin Ketua Komisi V Lasarus itu telah dihadiri Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan jajaran.
"Pak Anies tidak bisa hadir saat ini karena beliau masih di lapangan meninjau dampak banjir yang kemarin. Sehingga tadi pimpinan komisi menunda rapat hingga waktu yang nanti ditetapkan untuk meminta kehadiran Bapak Gubernur Anies Baswedan," jelas Vera usai rapat.
Rapat tersebut sebenarnya sudah diagendakan sejak lama dan sedianya digelar pada Selasa kemarin (25/2), akan tetapi Anies juga tidak hadir saat itu.
Menurut Vera, Anies tidak mungkin tidak memenuhi undangan dewan tanpa alasan yang mendesak.
"Tidak bisa (ditinggal) karena kan dampaknya masih terasa sekarang. Jadi pas saja, mungkin undangannya sebelumnya. Namun pas tiba-tiba kemarin ada banjir. Kalau kemarin tidak banjir insya Allah Pak Anies hadir karena undangannya sudah agak lama," papar Vera.
Ditanya mengenai anggaran pembebasan lahan untuk revitalisasi Kali Ciliwung, Vera tidak bisa menjawab. Dia hanya memastikan bahwa program mitigasi bencana di lingkungan Pemprov DKI sudah dilakukan sesuai perencanaan.
"Secara umum sih sudah mengikuti masterplan yang sudah ada, yang sama dengan yang disiapkan Kementerian PUPR. Kami tidak punya masterplan lain selain kepunyaan PUPR karena untuk pengendalian banjir bukan DKI saja," imbuhnya. (jpnn/why)

Komentar