Selasa, 09 Juni 2026 | 05:09
NEWS

9.770 warga Karawang Masih Mengungsi Hindari Banjir

9.770 warga Karawang Masih Mengungsi Hindari Banjir
Ilustrasi banjir di Karawang, Jawa Barat (Merdeka)

ASKARA - Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Karawang, Jawa Barat menyebabkan 14 Kecamatan dan 15.734 kepala keluarga atau 47.670 warga terdampak. 

Kecamatan terdampak yaitu Teluk Jambe Barat, Kutawaluya, Jayakerta, Cilebar, Rengasdengklok, Tegalwaru, Pangkalan, Ciampel, Karawang Timur, Pedes, Karawang Barat, Cikampek, Teluk Jambe, dan Cilamaya Wetan. 

Kecamatan Rengasdengklok paling terdampak parah. Data BPBD Kabupaten Karawang per 25 Februari pukul 20.00 WIB, dari jumlah warga terdampak di kabupaten sebanyak 3.111 KK atau 9.770 jiwa mengungsi. 

Kepala Pusdatinkom BNPB Agus Wibowo mengatakan, banjir dipicu berbagai faktor seperti intensitas hujan tinggi, drainase buruk serta sumbatan sampah pada sipon. 

"Dalam bahasa teknik, sipon adalah saluran sungai yang dibangun di bawah permukaan sungai," ujar Agus kepada media, Rabu (26/2).

BPBD setempat dibantu instansi terkait telah melakukan upaya evakuasi sejak Senin (24/2). Tenda dan dapur umum dioperasikan untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum pengungsi. 

"Mereka juga menerima bantuan logistik permakanan dan selimut," kata Agus.  

Pendataan sementara kerugian materil yaitu 14.808 unit rumah terendam banjir, tiga masjid, satu sekolah dan 842 hektare sawah dengan perkiraan nilai kerugian Rp 179 juta. 

Bupati Karawang telah menetapkan status tanggap darurat bencana alam tidak hanya banjir tetapi juga longsor dan angin puting beliung. 

"Status ini berlaku pada periode 14 hari, terhitung sejak 26 Februari 2020 hingga 10 Maret 2020," jelas Agus. 

Kepala BNPB Doni Monardo meninjau dampak banjir di wilayah itu guna memastikan segala kesulitan warga bisa teratasi dan menyiapkan langkah pencegahan serta penanggulangan bencana di masa mendatang. 

Catatan BNPB melalui Data dan Informasi Bencana Indonesia (DIBI), Kabupaten Karawang memiliki historis bencana banjir dilihat dalam kurun waktu lima tahun terakhir. 

Pada 2016 banjir besar mengakibatkan 71.333 jiwa terdampak dan 10.272 rumah terendam di wilayah Kecamatan Karawang Barat.

Komentar