Kamis, 04 Juni 2026 | 08:05
NEWS

Keputusan Keuskupan Agung Singapura Antisipasi Wabah Corona

Keputusan Keuskupan Agung Singapura Antisipasi Wabah Corona
Peta penyebaran virus corona di Kota Wuhan, Tiongkok (Jobtube.cn)

ASKARA - Sehubungan dengan terus wabah virus corona, Keuskupan Agung Singapura mengantisipasi dengan membuat aturan baru demi keamanan jemaat.

Jemaat diminta untuk tinggal dirumah jika merasa sakit atau memiliki gejala flu. 

"Siapapun yang memiliki gejala flu diperkenankan untuk tidak menghadiri Misa yang dihadiri oleh orang banyak. Mereka dimohon untuk tidak menghadiri aktivitas gerejani," bunyi keputusan Keuskupan Agung Singapura seperti dikutip Keluarga Katolik Indonesia di Singapura (KKIS).

Berkenaan dengan Komuni Kudus, penerimaan Tubuh Kristus hanya diterima melalui tangan hingga pemberitahuan lebih lanjut. Juga penerimaan Darah Kristus melalui piala ditiadakan hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Untuk sementara, air suci tidak disediakan di pintu-pintu gereja karena dapat menjadi sarana penularan virus. Sebagai alternatif dari air suci, paroki diperkenankan menggunakan ritus pemercikan air suci saat misa dimulai. 

"Tindakan pencegahan penyebaran virus harus dilakukan, seperti pemberkatan air suci yang baru saat misa dimulai dan memastikan air suci dibuang di sakrarium dan tidak dipergunakan kembali," jelas keputusan tersebut.

Keuskupan Agung Singapura juga meminta gereja-gereja menyediakan cairan antiseptik di dekat pintu masuk dan tempat pengakuan dosa.

Kemudian jemaat diimbau untuk mencegah saling berpegangan tangan saat misa berlangsung. Selain bahwa berpegangan tangan saat doa Bapa Kami selama misa tidaklah konsisten dengan aturan liturgi.

Keputusan ini berlaku di wilayah Keuskupan Agung Singapura.

Komentar