Kamis, 04 Juni 2026 | 08:04
NEWS

Singapura Sudah Level Darurat, Indonesia Harus Tingkatkan Kewaspadaan Corona

Singapura Sudah Level Darurat, Indonesia Harus Tingkatkan Kewaspadaan Corona
Ilustrasi virus corona (Harnas.co)

ASKARA - Wabah virus corona terus meluas, Pemerintah Indonesia diminta meningkatkan status kewaspadaan. Negara tetangga, Singapura sudah menaikkan level darurat wabah virus corona dari kuning menjadi oranye. 

Anggota Komisi IX DPR Fraksi PPP, Anas Thahir mengatakan, Indonesia bersyukur saat ini belum ada kasus positif terdampak virus corona. Namun tetap pengawasan, deteksi kasus dan persiapan di fasilitas kesehatan yang ditunjuk terus ditingkatkan. 

"Walaupun Indonesia belum ditemukan kasus. Pemerintah harus meningkatkan kewaspadaan, karena penyebaran wabah ini terus meningkat," ujar Anas, Selasa (11/2).

Status oranye Singapura artinya penyebaran wabah sangat serius yang berdampak luas terhadap kesehatan publik. Bahkan secara internasional korban jiwa di seluruh dunia hampir mencapai 1.000 orang.

Belum ditemukannya kasus Corona di Indonesia, bahkan sempat WHO khawatir jika pemerintah Indonesia tidak bisa mendeteksi virus Corona. 

WHO meminta Indonesia harus berbuat lebih banyak untuk mempersiapkan kemungkinan wabah Virus Corona, di tengah kekhawatiran seluruh negara. 

"Tapi kami sampai saat ini yakin, bahwa memang belum ada orang yang terkena penyakit yang berasal dari virus Corona ini," kata Anas. 

Guna menjawab keraguan WHO ini, pemerintah khususnya Kementerian Kesehatan harus bisa memastikan semua peralatan dan sistem telah bekerja dengan baik. 

"Membuktikan bahwa, Indonesia memang benar-benar masih terbebas dari virus Corona," tuturnya. 

Sementara itu mengingat ditemukan adanya WNI di Singapura yang tertular virus corona. Maka pemerintah harus berkoordinasi dengan pemangku kebijakan terkait.

"Kami meminta pemerintah, untuk terus memantau dan memberikan bantuan sebaik mungkin," tandasnya. 

Sebelumnya, Singapura menaikan level status darurat menjadi oranye pada, Jumat (7/2). Keputusan pemerintah ini muncul setelah ditemukan 3 kasus baru positif virus Corona pada orang yang tidak memiliki keterkaitan dengan pasien terinfeksi lainnya maupun perjalanan ke China.

Komentar