Pernyataan Sehat Akan Dampingi Kepulangan WNI ke Keluarganya
ASKARA - Pemerintah belum memastikan mekanisme kepulangan warga negara Indonesia yang tengah menjalani observasi di Natuna.
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, saat ini para WNI yang dievakuasi dari Kota Wuhan, Tiongkok masih menjalani masa observasi selama 14 hari. Aturan kepulangan mereka kepada keluarga masing-masing akan dibahas dan disimpulkan pada rapat lanjutan oleh stakeholder terkait.
"Kita rapat kalau melewati hari Minggu sudah lebih dari seminggu, nah di situ kita bahas pemulangan. Satu per satu detil apa yang dilakukan, alamat di mana," jelasnya usai rapat koordinasi terbatas di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (7/2).
Selain itu, proses kepulangan para WNI juga diukur pada perkembangan kesehatannya yang dipantau selama delapan hari. Para WNI sendiri mulai dievakuasi dari Wuhan pada 1 Februari lalu.
"Kita lihat trennya. Ini kan kita lihat melewati hari Minggu, berarti kan kalau melewati hari Minggu lebih dari seminggu. Selisih sehari, nah di situ kita bahas satu persatu detil," papar Terawan.
Proses kepulangan WNI akan dibahas secara detil mulai dari pendataan alamat hingga sosialisasi pernyataan sehat kepada pemerintah daerah tempat tinggal asal.
"Yang dilakukan alamatnya di mana, sosialisasilah ke daerah-daerah orang tuanya, ke tetangganya, ke pemda-pemdanya. Supaya apa, itu adalah saudara-saudara kita WNI yang sehat," jelas Terawan.

Komentar