Rabu, 17 Juni 2026 | 18:38
NEWS

Sim Card dan Wifi, Fasilitas WNI yang Diobservasi di Natuna

Sim Card dan Wifi, Fasilitas WNI yang Diobservasi di Natuna
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes, Widyawati (kanan) dalam konferensi pers terkait virus corona, Rabu (5/2). (Aprilia Rahapit/Askara)

ASKARA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membagikan sim card kepada seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China yang saat ini menjalani observasi di Natuna.

Pembagian sim card tersebut untuk mempermudah komunikasi para WNI yang evakuasi dengan keluarga masing-masing, sekaligus menggantikan sim card sebelumnya asal China.

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes Widyawati, dalam konferensi pers terkait Virus Corona di kantor Kemenkes, Jakarta Selatan, Rabu (5/2).

"Saya kemarin ngobrol sama pak Yuri (Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Sesditjen P2P) Achmad Yurianto), katanya sudah dibagikan simcard," ujarnya.  

Tak hanya pembagian sim card, petugas juga memasang wifi di lokasi observasi. 

"Dipasang wi-fi, diganti kartunya segala macam, jadikan mereka itu masih pakai kartu yang sana (China)," kata dia. 

Seperti diketahui, saat ini yang tengah diobservasi berjumlah 285 WNI, terdiri dari 238 WNI yang dievakuasi, lima orang tim aju Kementerian Luar Negeri (Kemlu), 18 orang pegawai Batik Air, dan 24 orang tim penjemput. 

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian kesehatan (Kemenkes) Anung Sugihantono mengatakan, seluruh WNI tersebut dalam kondisi sehat atau negatif dari virus corona.

"(Mereka) dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dan kondisi kesehatan secara umum sejauh ini tidak ada peningkatan suhu tubuh yang terdeteksi dan keluhan yang berkaitan dengan batuk pilek atau sesak nafas yang ada hubungannya dengan (2019-nCov)," ungkap Anung di kesempatan yang sama melalui video sambungan teleconference dari Natuna. 

Komentar