Sempat Libur, Bupati Natuna Aktifkan Kembali Kegiatan Sekolah
ASKARA - Kegiatan belajar mengajar di Natuna sempat diliburkan setelah ratusan warga negara Indonesia dievakuasi dari Wuhan, China ke wilayah tersebut. Kini aktivitas sekolah sudah kembali normal.
Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal mengatakan, proses libur sekolah lantaran wilayahnya menjadi tempat observasi ratusan warga negara Indonesia yang dipulangkan dari pusat mewabahnya virus corona.
"Sekolah sudah diaktifkan kembali. Karena kemarin kan di sekitar itu ada PAUD, ada TK, anak-anak kan," ujar Abdul Hamid di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (4/2).
Keputusan untuk memulai kembali aktivitas kegiatan belajar di sekolah juga diterima oleh warga Natuna. Termasuk dari siswa-siswi tingkat sekolah dasar.
"Ya terimalah, orang anaknya mau sekolah," ucap Abdul Hamid.
Untuk jarak tempat karantina dan monitoring kesehatan para warga negara Indonesia dari Wuhan dengan lingkungan masyarakat pun tidak terlalu jauh.
"Lokasinya sekitar 2 kilometer lah," ucapnya.
Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengatakan, kegiatan belajar di sekolah sudah sepatutnya kembali berjalan. Karena situasi di Natuna kondusif.
"Pendidikan sekolah-sekolah supaya diselenggarakan, seperti biasa tidak ada hari libur karena memang tidak apa-apa," kata Mahfud.
Sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian meminta Bupati Natuna mencabut surat edaran libur sekolah di Natuna. Surat tersebut ditujukan kepada Bupati Natuna dan ditandatangani oleh Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik atas nama Mendagri Tito Karnavian.

Komentar