Senin, 08 Juni 2026 | 12:55
NEWS

Penerbangan dari China Ditutup, Kemenhub Buka Opsi Alihkan Rute

Penerbangan dari China Ditutup, Kemenhub Buka Opsi Alihkan Rute
Konferensi Pers Kemenhub terkait penutupan sementara rute penerbangan dari dan menuju China (Aprilia Rahapit/Askara)

ASKARA – Warga Negara Indonesia (WNI) di China mulai Rabu, 5 Januari 2020 pukul 00.00 WIB harus rela sabar menunggu untuk bisa kembali ke Indonesia. Pasalnya, pemerintah menutup penerbangan baik dari maupun menuju Indonesia-China.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, penutupan sementara penerbangan antar kedua negara ini berkaitan dengan hasil rekomendasi World Organization Health (WHO).

"Dalam hal menertibkan bagaimana tingkat penyebaran virus kita sepakat bahwa WHO kita pakai sebagai acuan. Sehingga ketika WHO telah mengeluarkan rekomendasi maka kami laporkan kepada Bapak Presiden (Joko Widodo) kemarin putuskan untuk tidak dilaksanaka penerbangan dari dan ke China," ungkap Budi Karya di kantornya, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (3/2).

Sementara itu, untuk penggantian tiket penumpang yang terlanjur memesan, pihaknya juga tetap mengedepankan perlindungan terhadap konsumen di mana maskapai Indonesia dimintanya untuk bertanggung jawab baik memberikan alternatif jurusan lain, maupun melakukan pengembalian uang.

"Artinya kita minta kepada maskapai memberikan suatu jalan keluar berkaitan dengan tiket-tiket yang sudah dipesan, apakah nanti bentuknya bisa ditukar tiket ke jurusan lain, apa tiketnya berlaku pada tujuan yang sama," ujarnya.

Sejauh ini, kata dia, sebagai rute pengganti dari Indonesia ke China yang akan ditutup sementara kemungkinan akan beralih ke wilayah Australia dan Asia Selatan yakni India, Pakistan, Nepal yang dinilainya belum memiliki konektivitas maksimal.

"Jadi itu akan digarap. Juga ke Australia ya dua itu, tapi ini kita belum lakukan pembahasan yang detail. Dua hari ini dirjen udara akan rapat," ujarnya.

Sementara, melalui jalur laut, juga akan dibahas dalam rapat terbatas menjelang penutupan penerbangan antar kedua negara ini, yang hasil rapatnya akan segera langsung disampaikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Akan kita laporkan ke presiden berapa besar pergerakannya, berapa besar penumpang. Yang pasti penumpang tidak ada ya, jadi crew kapal-kapal itu," ungkapnya.

Pihaknya, tambah Budi Karya, juga memerintahkan transportasi laut harus sama ketatnya dengan udara dalam mencegah penyakit virus corona.

"Pemeriksaan panas tubuh, dan sebagainya. Treatment yang dilakukan di udara tetap dilakukan di laut," tandasnya. 

Komentar