Kamis, 04 Juni 2026 | 05:21
NEWS

Lufthansa Rayakan 100 Tahun Perjalanan, Tegaskan Arah Masa Depan Penerbangan

Lufthansa Rayakan 100 Tahun Perjalanan, Tegaskan Arah Masa Depan Penerbangan
Pesawat Lufthansa pertama (Dok Lutfhansa)

ASKARA - Maskapai penerbangan nasional Jerman, Lufthansa, menandai usia satu abad pada 6 Januari 2026. Tepat 100 tahun lalu, pada 6 Januari 1926, perusahaan penerbangan pertama dengan nama “Luft Hansa” didirikan, dan pada 6 April di tahun yang sama pesawat perdananya mengudara. Momentum bersejarah ini menjadi ajang refleksi perjalanan panjang salah satu merek penerbangan paling bergengsi di dunia, sekaligus penegasan langkah menuju abad kedua.

Peringatan 100 tahun Lufthansa dirayakan bersama pelanggan, penggemar, dan karyawan di bawah tema “We are the Journey”. Tema ini menegaskan bahwa perjalanan Lufthansa bukan hanya tentang penerbangan, melainkan tentang koneksi antarmanusia, budaya, dan perekonomian global yang telah terbangun selama satu abad.

Sejarah Lufthansa bermula dari penggabungan dua perusahaan penerbangan, Junkers Luftverkehr dan Deutsche Aero Lloyd. Dari fondasi inilah kisah sukses penerbangan internasional Lufthansa dimulai. Namun perjalanan tersebut tidak selalu mulus. Sejarah Lufthansa diwarnai tantangan besar, masa-masa terhenti, serta kebangkitan kembali yang mencerminkan daya tahan dan semangat inovasi perusahaan.

Salah satu bab tergelap dalam sejarah Lufthansa terjadi pada era Nazi, ketika maskapai ini menjadi bagian dari rezim dan berperan aktif di dalamnya. Pada peringatan 100 tahun ini, Lufthansa secara terbuka menyatakan komitmennya untuk terus mengkaji dan mengakui keterlibatan tersebut berdasarkan riset sejarah yang mendalam. Lufthansa menegaskan bahwa seluruh fase sejarah, termasuk periode sebelum dan sesudah Perang Dunia II, merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari identitas perusahaan.

Fondasi hukum Lufthansa modern dimulai pada 1953 dengan berdirinya “Lufthansa kedua”. Dua tahun kemudian, pada 1955, operasi penerbangan kembali dimulai melalui Deutsche Lufthansa AG. Sejak saat itu, maskapai ini berkembang menjadi grup penerbangan terbesar di Eropa.

Saat ini, Lufthansa mempekerjakan sekitar 40.000 karyawan dari 122 negara di bawah merek Lufthansa, dan lebih dari 100.000 orang dari 160 negara dalam Lufthansa Group. Para karyawan disebut sebagai tulang punggung perjalanan satu abad perusahaan, yang dipersatukan oleh semangat pionir, kecintaan pada dunia penerbangan, dan komitmen terhadap kualitas.

Sepanjang tahun 2026, Lufthansa akan menggelar berbagai kegiatan peringatan, mulai dari pameran permanen di Hangar One Lufthansa Group, peluncuran buku sejarah, produksi film dan video, perayaan karyawan, acara pelanggan, hingga kampanye pemasaran dan produk. Logo khusus “100 Years of Lufthansa” akan hadir di boarding pass, bandara, kabin pesawat, serta kampanye poster di berbagai kota dunia.

Salah satu sorotan utama adalah kehadiran armada khusus ulang tahun Lufthansa. Enam pesawat dari berbagai jenis akan mengenakan livery edisi 100 tahun, yakni Airbus A380, Airbus A350-1000, Airbus A350-900, Airbus A320, Boeing 747-8, serta Boeing 787-9 bernama “Berlin”. Pesawat Boeing 787-9 dengan registrasi D-ABPU ini baru dikirim dari pabrik Boeing di Amerika Serikat dan akan segera melayani penerbangan reguler dari Frankfurt.

Selain itu, Lufthansa juga menghadirkan dua desain livery retro yang memadukan unsur tradisi dan kemajuan. Simbol bangau ikonik karya Otto Firle tahun 1918 tetap dipertahankan sebagai identitas global Lufthansa.

Memasuki usia 100 tahun, Lufthansa menyebut momen ini bukan sekadar perayaan masa lalu, tetapi juga titik awal menuju abad kedua dengan pandangan optimistis terhadap masa depan industri penerbangan dunia.

 

 

Komentar