Minggu, 08 November 2026 | 21:55
COMMUNITY

Sandiaga Uno Tantang Wisudawan Paramadina: Jangan Hanya Jadi Pencari Kerja!

Sandiaga Uno Tantang Wisudawan Paramadina: Jangan Hanya Jadi Pencari Kerja!
Sandiaga Uno di Universitas Paramadina (Dok Panca)

ASKARA - Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dr. Sandiaga Salahuddin Uno, menantang para lulusan Universitas Paramadina untuk tidak sekadar menjadi pencari kerja (job seeker), tetapi berani menciptakan lapangan kerja (job creator) dan menghadirkan solusi bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Sandiaga saat menjadi orator ilmiah dalam Wisuda ke-45 Universitas Paramadina di Jakarta, Sabtu (7/11/2026).

Di hadapan para wisudawan, Sandiaga mengingatkan bahwa dunia kerja semakin kompetitif. Gelar akademik saja tidak cukup tanpa integritas, inovasi, kemampuan beradaptasi, dan keberanian membaca peluang.

“Apakah mencari kerja sekarang gampang atau susah? Susah atau susah banget?” ujar Sandiaga, menggambarkan tantangan yang dihadapi generasi muda.

Ia juga menyoroti fenomena missing potential, yakni potensi anak muda yang belum terserap dalam kegiatan produktif. Menurutnya, hampir 20 persen generasi muda Indonesia masuk kategori NEET, yaitu tidak bekerja, tidak bersekolah, dan tidak mengikuti pelatihan.

Karena itu, ia mendorong lulusan perguruan tinggi mengubah pola pikir dari sekadar menunggu pekerjaan menjadi pencipta peluang.

Integritas dan Inovasi Jadi Kunci

Sandiaga menegaskan, keberhasilan pendidikan tidak boleh berhenti pada gelar, jabatan, maupun penghasilan. Ilmu pengetahuan harus menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kompetensi harus berjalan beriringan dengan karakter dan integritas.

“Integritas adalah landasan dari kepemimpinan. Tidak ada pemimpin yang mumpuni kalau integritas tidak diperbaiki,” ujarnya.

Melalui prinsip Character Over Competence, Sandiaga mengajak para lulusan menempatkan kejujuran, tanggung jawab, dan komitmen moral sebagai fondasi profesionalisme.

Entrepreneurship Adalah Pola Pikir

Sandiaga menjelaskan, kewirausahaan bukan semata-mata kemampuan mendirikan perusahaan atau menjalankan bisnis. Lebih dari itu, kewirausahaan merupakan pola pikir yang diperlukan dalam berbagai profesi.

“Entrepreneurship is not a profession, tapi entrepreneurship is a mindset,” katanya.

Pola pikir tersebut mendorong seseorang untuk proaktif, berani mengambil inisiatif, menemukan solusi, dan menciptakan nilai tambah.

Ia juga menitipkan semangat 4AS dan 3SI kepada para wisudawan. Nilai 3SI mencakup inovasi, adaptasi, dan kolaborasi sebagai bekal menghadapi perubahan zaman.

Menurutnya, generasi muda harus terus bekerja keras, melahirkan gagasan baru, mampu menyesuaikan diri, serta membangun kekuatan melalui kerja sama.

Melalui Wisuda ke-45 ini, Universitas Paramadina diharapkan melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik dan profesional, tetapi juga berintegritas, inovatif, serta memiliki kepedulian sosial.

Pesan Sandiaga menjadi pengingat bahwa wisuda bukanlah akhir perjalanan pendidikan, melainkan awal pengabdian. Seorang sarjana tidak hanya dituntut mencari tempat dalam dunia kerja, tetapi juga menciptakan peluang dan memberikan manfaat bagi bangsa.

 

Editor: Caecilia Eersta