Minggu, 08 November 2026 | 14:06
NEWS

Prof. Zudan Bawa RUBI Kolaborasi Dengan IKA UNS: Bonsai Sebagai Sumber Ekonomi Kreatif

Prof. Zudan Bawa RUBI Kolaborasi Dengan IKA UNS: Bonsai Sebagai Sumber Ekonomi Kreatif
Festival Bonsai Nasional di Lapangan Banteng Jakarta pada 22-30 November 2026 (dok.rubi/aakara)

ASKARA – Inovasi baru lahir dari Presiden Rumah Bonsai Indonesia (RUBI) yang juga Ketua Umum IKA UNS periode 2025-2030, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H. Belum lama ini, Prof. Zudan resmi menggagas kolaborasi strategis RUBI -:IKA UNS untuk memajukan bonsai sebagai kekuatan ekonomi kreatif, edukasi, dan pengabdian.

Kolaborasi ini menjadi bersejarah karena Prof. Zudan memegang peran sentral sebagai Presiden RUBI dan Ketua IKA UNS. Dengan semangat IKA UNS Mangesthi Luhur Ambangun Nagara, ia ingin menyatukan energi besar alumni.
“UNS Home Coming 2026 ini momentum menyatukan kembali energi besar alumni. Kami ajak seluruh alumni memperkuat kolaborasi dan kontribusi nyata bagi bangsa,” ujar Prof. Zudan yang juga Kepala BKN RI, Minggu (08/11).

4 Pilar Kolaborasi RUBI x IKA UNS:

1.Klinik Bonsai Edukasi di UNS

RUBI akan buka laboratorium hidup di kampus UNS Solo. Mahasiswa belajar filosofi bonsai: sabar, telaten, tekun – sesuai semboyan RUBI Berkarya Tanpa Batas, Berkreasi Tanpa Henti.

2.Beasiswa Wirausaha Bonsai 

Alumni Muda
IKA UNS salurkan beasiswa budidaya, pruning, wiring, hingga marketing digital bonsai. Sejalan dengan misi Prof. Zudan mendorong pemuda produktif agar jauh dari narkoba.

3.Festival Bonsai Nasional di Lapangan Banteng Jakarta

Sebagai tindak lanjut target 4 pameran daerah per tahun, pada 22 - 30 November 2026, Jakarta jadi tuan rumah Festival Bonsai Nusantara dan juga sarasehan Bonsai Dalam Perspektif Pemajuan UMKM Alumni.

4.Gerakan Hobi Harus Hepi

Filosofi legendaris Prof. Zudan menjadi ruh pengabdian: penghijauan, penataan taman kota, workshop gratis untuk masyarakat penggemar bonsai

Kolaborasi ini berawal dari kegiatan sederhana seperti Kelas Pagi Membuat Bonsai di Klinik Bonsai Bekasi bersama RUBI – yang kini Prof. Zudan bawa ke skala nasional lewat jaringan IKA UNS.

“Bonsai sebagai mahakarya adalah hasil kerja nyata lewat tata kelola dengan ketekunan, kesabaran dan cinta. Kalau tidak dengan karya nyata mustahil jadi mahakarya. Sama seperti mengelola alumni,” tegas Prof. Zudan.

“Siapapun Anda, kolektor, pembudidaya, bahkan penggemar saja boleh jadi anggota RUBI. Sambil belajar bersama membuat bonsai, memajukan bonsai dan berwirausaha bonsai.”
Dengan ini, bonsai tak lagi dipandang hobi mahal, tapi gerakan edukasi, ekonomi, dan ekologi yang membahagiakan.

Berkarya Tanpa Batas, Berkreasi Tanpa Henti, Hobi Harus Hepi!

Editor: Husnie

Berita Terkait