ASKARA - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menjadi perhatian masyarakat di Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Berdasarkan data BMKG Stasiun Meteorologi Mopah, karhutla telah meluas dan tersebar di 22 distrik.
Meski wilayah perkotaan Merauke tidak terdampak secara langsung, warga yang bepergian menuju sejumlah distrik terdampak dapat menjumpai kondisi udara yang diselimuti kabut asap.
Situasi tersebut mendorong Gerakan Komix Herbal Peduli untuk mengajak masyarakat lebih memperhatikan kesehatan, khususnya risiko gangguan pada saluran pernapasan akibat paparan asap.
Melalui kegiatan tersebut, Ririn Rimbasari selaku SCO Kalbe Consumer Health Rayon Merauke bersama Komix Herbal membagikan 500 masker dan 500 produk Komix Herbal kemasan sachet kepada masyarakat.
Aksi kepedulian itu digelar selama dua hari. Hari pertama berlangsung Sabtu (24/10/2026) di kawasan Lingkaran Brawijaya, pusat Kota Merauke.
Kegiatan berlanjut pada Minggu (25/10/2026) di arena Car Free Day (CFD) Kapsul Waktu, di depan Kantor Bupati Merauke. Kegiatan berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 12.00 WIT.
Pemilihan lokasi dilakukan karena kedua tempat tersebut menjadi titik aktivitas masyarakat di pusat kota. Selain membagikan masker dan produk kesehatan, kegiatan juga dimanfaatkan untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang berpotensi tercemar asap karhutla.
“Dalam kesempatan ini kami gunakan untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan melalui udara bersih yang harus kita hirup. Namun untuk mengantisipasi udara yang mungkin sudah sedikit tercemar karena dampak karhutla, kami sarankan masyarakat untuk menggunakan masker,” ujar Ririn.
Pesan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi.
Merry, seorang instruktur senam yang ditemui saat mengikuti aktivitas di kawasan Kapsul Waktu, mengaku senang mendapatkan masker dan Komix Herbal secara cuma-cuma.
“Senang sekali bisa dapat masker gratis dan Komix Herbal sachet. Kebetulan saya lagi sedikit batuk-batuk,” kata Merry dengan semangat.
Bagi masyarakat, pembagian masker tersebut tidak hanya menjadi bantuan sederhana. Di tengah aktivitas warga yang tetap berjalan seperti biasa, masker menjadi pengingat untuk lebih berhati-hati terhadap kondisi udara, terutama ketika harus bepergian ke wilayah yang terdampak asap.
Antusiasme serupa terlihat di kawasan Bundaran Tugu Libra. Warga yang menerima masker dan produk Komix Herbal tampak menyambut baik kegiatan tersebut.
Victor, seorang pengendara sepeda motor yang ditemui di kawasan Tugu Libra, bahkan mengaku gembira ketika mendapatkan masker dan produk Komix Herbal dari petugas.
Gerakan Komix Herbal Peduli di Merauke menjadi bentuk kepedulian sekaligus edukasi sederhana agar masyarakat tidak mengabaikan kesehatan pernapasan ketika kualitas udara terganggu akibat karhutla.
Di tengah karhutla yang meluas, pesan yang dibawa pun sederhana: menjaga kesehatan dimulai dari langkah kecil, termasuk melindungi diri dari paparan asap dan menggunakan masker ketika berada di lingkungan yang udaranya tercemar.