Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:02
COMMUNITY

Ketua DPW BARET ICMI Aceh: Selamat atas Pengukuhan MPW ICMI Aceh 2026-2031

Di Bawah Kepemimpinan Prof. Mujiburrahman

Ketua DPW BARET ICMI Aceh: Selamat atas Pengukuhan MPW ICMI Aceh 2026-2031
Zam Zam Mubarak bersama pengurus DPP Baret ICMI (Dok Barack)

ASKARA - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Badan Reaksi Cepat Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (DPW BARET ICMI) Aceh, Zam Zam Mubarak, menyampaikan ucapan selamat atas disahkannya kepengurusan Majelis Pengurus Wilayah Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (MPW ICMI) Organisasi Wilayah Aceh Periode 2026-2031.

Pengukuhan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Majelis Pengurus Pusat (MPP) ICMI Nomor 041/SKO-P/ICMI/10/2026 tentang Pengesahan Susunan Majelis Pengurus Wilayah ICMI Organisasi Wilayah Aceh periode 2026-2031, yang ditetapkan di Jakarta pada 5 Oktober 2026.

SK tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua Umum ICMI, Prof. Arif Satria (Kepala BRIN) dan Sekretaris Jenderal, Andi Yuliani Paris.

Berdasarkan SK tersebut, Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag yang juga Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, resmi ditetapkan sebagai Ketua MPW ICMI Aceh periode 2026-2031.

"Atas nama DPW BARET ICMI Aceh, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Prof. Mujiburrahman beserta seluruh jajaran MPW ICMI Aceh. Ini adalah momentum baru untuk memperkuat peran cendekiawan muslim dalam membangun Aceh yang Islami, maju dan sejahtera," kata Zam Zam Mubarak, Minggu (25/10/2026).

Zam Zam Mubarak menilai, komposisi kepengurusan ICMI Aceh periode ini diisi oleh tokoh-tokoh cendekiawan lintas disiplin yang sangat kompeten. Selain Prof. Mujiburrahman sebagai ketua, terdapat nama-nama seperti Safwan, Reza Idria, Ismed Nur, Taufiq, Rajuddin, Illiza Sa'aduddin Djamal, Naimah Hasan, hingga Muslim Zainuddin sebagai wakil ketua.

Struktur organisasi juga diperkuat dengan Dewan Pembina yang diketuai oleh Wali Nanggroe Aceh, dengan Gubernur Aceh dan Ketua DPRA sebagai wakil ketua, serta Dewan Penasehat yang diketuai Prof. Yusny Saby.

Menurut Zam Zam, pembentukan Koordinator Wilayah (Korwil) hingga lima wilayah menjadi langkah strategis untuk menjangkau seluruh Aceh.

"DPW BARET ICMI Aceh sebagai Badan Otonom ICMI menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra strategis MPW ICMI Aceh. Kami adalah instrumen reaksi cepat. Ketika ada kebencanaan, kemanusiaan, dan isu-isu Lingkungan, BARET ICMI akan selalu berada di garda terdepan," tegas Zam Zam yang juga dikenal sebagai tokoh pemuda Gayo.

Ia berharap, di bawah kepemimpinan Prof. Mujiburrahman, ICMI Aceh mampu menjadi jembatan pemikiran antara ulama, umara, dan akademisi, serta berkontribusi dalam menjaga perdamaian Aceh yang abadi.

 

Editor: Caecilia Eersta

Berita Terkait