Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:51
COMMUNITY

Ribuan Warga Bandung Padati Bale Rame Soreang

Ribuan Warga Bandung Padati Bale Rame Soreang
Ketua Umum Perwatusi tampak bergerak bersama mengikuti senam tulang sehat Perwatusi di Soreang, Bandung (Dok Askara)

ASKARA - Ribuan warga dari berbagai kelompok usia memadati Bale Rame, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (25/10/2026), untuk memperingati Hari Osteoporosis Nasional (HON) 2026.

Suasana berlangsung semarak ketika ribuan peserta bergerak bersama mengikuti senam kesehatan tulang yang digelar Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi). Anak muda, orang dewasa hingga kelompok lanjut usia tampak berbaur dalam kegiatan yang mengedepankan pentingnya menjaga kesehatan tulang sepanjang kehidupan.

Mengusung tema “Mendampingi Indonesia Bertulang Kuat”, peringatan HON 2026 menjadi momentum untuk mengingatkan masyarakat bahwa kesehatan tulang tidak seharusnya baru mendapat perhatian ketika seseorang memasuki usia lanjut.

Ketua Umum Perwatusi Anita A. Hutagalung turut larut dalam gerakan senam bersama. Ia tampak bersemangat mengikuti rangkaian gerakan di tengah antusiasme ribuan peserta yang memenuhi kawasan Bale Rame.

Bagi Perwatusi, gerak tubuh merupakan bagian penting dari upaya membangun kesadaran masyarakat mengenai kesehatan tulang. Kebiasaan menjaga kebugaran sejak usia muda diharapkan menjadi investasi untuk mempertahankan kualitas hidup ketika memasuki usia lanjut.

Selain senam bersama, HON 2026 juga diisi dengan edukasi kesehatan yang menghadirkan para ahli serta talkshow mengenai osteoporosis. Peserta mendapatkan informasi mengenai risiko osteoporosis, pentingnya mengenali faktor risiko, serta berbagai langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan tulang.

Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan Purnomo Yusgiantoro Center, dan Entrasol sebagai bagian dari upaya memperluas edukasi dan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan.

Peringatan HON 2026 sekaligus menunjukkan bahwa osteoporosis bukan sekadar persoalan usia lanjut. Kesadaran menjaga kesehatan tulang perlu dibangun sejak dini melalui pola hidup aktif, olahraga teratur, serta perhatian terhadap asupan dan gaya hidup yang mendukung kekuatan tulang.

Dari Bale Rame, Soreang, pesan itu disampaikan dengan cara yang sederhana namun kuat: menjaga tulang tidak harus menunggu sakit.

Selama masih bisa bergerak, mari bergerak. Karena tulang yang kuat adalah bekal untuk tetap aktif dan mandiri sepanjang usia.

 

Editor: Dar Edi Yoga