Rabu, 02 September 2026 | 10:42
NEWS

Agrinas Palma Dorong Kemitraan Sawit di Boven Digoel

Agrinas Palma Dorong Kemitraan Sawit di Boven Digoel
Bupati Boven Digoel Roni Omba (Dok Winona)

ASKARA - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) mendorong penguatan kemitraan dengan masyarakat dalam pengembangan kawasan kelapa sawit di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.

Komitmen tersebut disampaikan dalam sosialisasi bertema “Kemitraan untuk Kesejahteraan Pembangunan Kelapa Sawit di Boven Digoel untuk Mendukung Ketahanan Pangan dan Energi Nasional” yang digelar di Kampung Anggai, Distrik Jair, Boven Digoel, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan menjadi forum komunikasi antara pemerintah daerah, masyarakat, tokoh adat, pemilik tanah ulayat dan perusahaan. Selain menyampaikan arah pengembangan kawasan, forum tersebut juga memberi kesempatan kepada masyarakat menyampaikan harapan serta pandangan mengenai manfaat program perusahaan.

Bupati: Masyarakat Jangan Jadi Penonton

Bupati Boven Digoel Roni Omba mengapresiasi sosialisasi tersebut sebagai momentum memperkuat silaturahmi sekaligus membangun pemahaman masyarakat terhadap Program Strategis Nasional (PSN).

Menurut Roni, masyarakat harus mendapatkan informasi yang jelas mengenai maksud, tujuan dan dampak program yang akan dikembangkan. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat mempersiapkan diri untuk terlibat dalam proses pembangunan.

“Pemerintah Kabupaten Boven Digoel pada prinsipnya siap mendukung kehadiran PT Agrinas Palma Nusantara (Persero). Namun, melalui program ini harus ada nilai tambah dengan memberikan peluang lapangan pekerjaan dan peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat. Masyarakat jangan hanya menjadi penonton,” tegas Roni.

Ia menekankan masyarakat lokal harus memperoleh kesempatan bekerja sekaligus mendapatkan manfaat dari aktivitas ekonomi yang berkembang seiring dengan pengembangan kawasan.

Menurutnya, potensi daerah harus dapat diolah dan dimanfaatkan menjadi sumber penghidupan sehingga masyarakat setempat menjadi penerima manfaat secara langsung.

Komunikasi dengan Pemilik Tanah Ulayat

Dari unsur masyarakat adat, disampaikan pentingnya komunikasi intensif dengan para pemilik tanah ulayat di tingkat kampung maupun distrik.

Keterlibatan pemerintah daerah, tokoh adat dan pemilik tanah dinilai menjadi faktor penting agar proses pengembangan berjalan dengan komunikasi yang baik serta tetap memperhatikan kepentingan masyarakat lokal.

Pada prinsipnya, masyarakat mendukung kehadiran negara dalam mengelola dan mengembangkan potensi lahan di Papua Selatan. Namun, dukungan tersebut harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Agrinas Tegaskan Pola Inti-Plasma

Wakil Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) Kusdi Sastro Kidjan mengatakan pengembangan kawasan inti harus berjalan beriringan dengan pengembangan plasma.

Menurutnya, pola kemitraan tersebut menjadi bagian penting agar masyarakat dapat ikut memperoleh manfaat ekonomi dari pengembangan kawasan.

“Kemitraan melalui pola plasma menjadi bagian penting agar masyarakat turut memperoleh manfaat dari pengembangan kawasan,” ujarnya.

Selain kemitraan, infrastruktur juga menjadi perhatian. Akses jalan menuju kawasan pengembangan diharapkan terus diperbaiki sehingga mendukung mobilitas masyarakat sekaligus aktivitas perusahaan.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua PMO, Kusdi menegaskan tanggung jawabnya memastikan pelaksanaan program di Papua berjalan sesuai dengan tanggung jawab yang telah ditetapkan.

Ia menegaskan kehadiran BUMN di Papua Selatan tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan perusahaan, tetapi juga diarahkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Rencana Pengembangan dan Biodiesel

Dalam sosialisasi tersebut juga dipaparkan gambaran rencana pengembangan kawasan di Papua Selatan.

Dari sekitar 700 ribu hektare kawasan yang disebut dalam rencana pengembangan, sekitar 400 ribu hektare disampaikan akan dikembangkan untuk penanaman.

Selain itu, disampaikan pula rencana pembangunan fasilitas biodiesel di Boven Digoel yang ditargetkan sekitar 2033–2035.

Pengembangan tersebut diharapkan menciptakan nilai tambah di daerah sekaligus mendukung agenda ketahanan pangan dan energi nasional.

Bagi masyarakat Kampung Anggai dan Distrik Jair, pengembangan kawasan diharapkan membuka kesempatan kerja, memperluas peluang ekonomi dan menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung.

Kolaborasi Jadi Kunci

Sosialisasi di Kampung Anggai menjadi ruang dialog antara pemerintah, masyarakat adat, masyarakat lokal dan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero).

Dukungan pemerintah daerah dan masyarakat menjadi modal penting dalam mempersiapkan pengembangan kawasan Papua Selatan. Sementara keterlibatan tokoh adat dan pemilik tanah menjadi bagian penting untuk memastikan proses pengembangan berjalan secara terbuka dan memperhatikan kepentingan masyarakat.

PT Agrinas Palma Nusantara menegaskan komitmen memperkuat kemitraan, termasuk melalui pola inti-plasma, membuka peluang ekonomi dan meningkatkan manfaat bagi masyarakat.

Sinergi tersebut diharapkan mendorong pengembangan Papua Selatan yang tidak hanya mendukung agenda pembangunan nasional, tetapi juga memberikan ruang kepada masyarakat lokal untuk berpartisipasi dan menikmati manfaat pembangunan.

Dengan terbukanya kesempatan kerja, pengembangan usaha masyarakat dan kemitraan yang berkelanjutan, kehadiran Agrinas Palma diharapkan memberikan nilai tambah bagi masyarakat Kampung Anggai, Distrik Jair dan Boven Digoel secara lebih luas.

 

Komentar