Selasa, 01 September 2026 | 20:14
NEWS

PHI Perkuat Konservasi Orang Utan di Kalimantan

PHI Perkuat Konservasi Orang Utan di Kalimantan
Kelestarian ekosistem di Kalimantan (Dok PHI)

ASKARA - PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) terus memperkuat komitmen menjaga keseimbangan antara kegiatan operasi hulu minyak dan gas bumi dengan kelestarian ekosistem di Kalimantan. Salah satunya melalui dukungan terhadap konservasi dan pemulihan habitat orang utan.

Bersama Borneo Orangutan Survival (BOS) Foundation, PHI melalui PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), serta PT Pertamina EP (PEP) Sangasanga Field dan Tanjung Field, mendukung rehabilitasi orang utan, mulai dari pemenuhan kebutuhan satwa hingga pemulihan habitat.

Direktur Utama PHI, Muharram Jaya Panguriseng, mengatakan kelestarian lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keberlanjutan operasi perusahaan.

“Kami percaya hubungan yang harmonis dengan masyarakat yang berdaya dan mandiri serta lingkungan yang lestari akan mendukung keberlanjutan produksi migas perusahaan untuk puluhan tahun yang akan datang,” ujar Muharram dalam keterangan tertulis, Senin (31/8/2026).

Tanam 400 Pohon

Manager Environment PHI, Kemas Adrian, menegaskan rehabilitasi orang utan tidak cukup hanya menyelamatkan satwa, tetapi juga harus disertai pemulihan habitat.

PHM telah menanam 400 pohon di lahan seluas satu hektare, antara lain Bengkirang, Balangeran, Shorea leprosula, dan Kapur. Area tersebut juga akan dipelihara dan diamankan selama lima tahun untuk memastikan proses pemulihan ekosistem berjalan optimal.

“Rehabilitasi orang utan tidak dapat dipisahkan dari upaya memulihkan dan menjaga habitatnya,” kata Kemas.

Dalam lima tahun terakhir, PHI juga telah menanam lebih dari 600 ribu pohon di sekitar wilayah operasi hulu migas di Kalimantan. Penanaman mencakup pohon endemik Kalimantan dan tanaman buah untuk mendukung keanekaragaman hayati sekaligus membantu pengurangan emisi karbon.

PHI merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina yang mengelola operasi hulu migas di Regional 3 Kalimantan, meliputi Zona 8, Zona 9, dan Zona 10. Komitmen konservasi tersebut menjadi bagian dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta upaya menjaga keberlanjutan energi dan ekosistem Kalimantan.

#EnergiKalimantanUntukIndonesia

 

Komentar