Rabu, 19 Agustus 2026 | 03:41
COMMUNITY

Pelantikan FUHAB Jakarta Dihadiri 1.500 Anggota, Pramono Tegaskan NKRI Harga Mati

Pelantikan FUHAB Jakarta Dihadiri 1.500 Anggota, Pramono Tegaskan NKRI Harga Mati
Suasana Pelantikan FUHAB Jakarta (Dok Rudolf)

ASKARA - Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, mendampingi Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Cabang (DPC), dan pengurus ranting Forum Ulama Habaib (FUHAB) Jakarta periode 2026-2031.

Pelantikan berlangsung di Jakarta International Velodrome, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (18/8/2026), dan dihadiri sekitar 1.500 anggota serta pengurus FUHAB dari wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi, dan sekitarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengapresiasi keberadaan FUHAB sebagai organisasi kemasyarakatan yang dinilai memiliki peran dalam menjaga persatuan serta menciptakan suasana yang sejuk dan kondusif di tengah masyarakat.

Menurut Pramono, nilai-nilai yang dibawa FUHAB sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menjaga keamanan, kenyamanan, dan keharmonisan kehidupan masyarakat.

“FUHAB ini adalah organisasi kemasyarakatan yang betul-betul pandangannya, cara berpikirnya itu membuat kesejukan kehidupan di masyarakat. Karena mereka betul-betul memegang teguh bahwa NKRI itu adalah harga mati,” ungkap Pramono.

Ia menilai, peran ulama dan habaib sangat penting dalam memberikan keteladanan serta pesan-pesan keagamaan yang menyejukkan kepada masyarakat. Kehadiran FUHAB diharapkan dapat terus memperkuat persatuan dan menjaga hubungan harmonis antara pemerintah dan masyarakat.

Pramono juga menyebutkan, keberadaan FUHAB di Jakarta dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga suasana kehidupan masyarakat agar tetap aman, nyaman, dan kondusif.

Pelantikan kepengurusan FUHAB periode 2026-2031 tersebut menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi ulama dan habaib dalam kehidupan sosial kemasyarakatan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

 

Komentar