Kualitas Udara di Daerah ini Sangat Tidak Sehat
ASKARA - Kualitas udara di kawasan Musi 2 Palembang berada pada kondisi sangat tidak sehat. Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 mencapai 181,7 µg/m³ pada Kamis (13/8/2026) pukul 06.00 WIB.
Angka tersebut terlihat dalam pemantauan kualitas udara BMKG untuk stasiun Musi 2 Palembang. Grafik menunjukkan konsentrasi PM2.5 meningkat tajam pada pukul 06.00 WIB, setelah sebelumnya berada pada kisaran sekitar 60–90 µg/m³ sepanjang dini hari.
Kondisi tersebut menempatkan kualitas udara Musi 2 Palembang dalam kategori “Sangat Tidak Sehat”. PM2.5 merupakan partikel udara berukuran sangat kecil, yakni sekitar 2,5 mikrometer atau lebih kecil, yang dapat masuk jauh ke dalam sistem pernapasan.
Lonjakan konsentrasi terjadi cukup drastis. Pada pukul 05.00 WIB, grafik BMKG menunjukkan konsentrasi masih berada di kisaran sekitar 70 µg/m³. Satu jam kemudian, angkanya melonjak hingga 181,7 µg/m³.
Kondisi ini menjadi perhatian, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan pada pagi hari. Kelompok yang rentan sebaiknya lebih berhati-hati ketika kualitas udara berada pada kategori sangat tidak sehat.
Data BMKG tersebut juga menunjukkan bahwa kualitas udara dapat berubah cukup cepat dalam hitungan jam. Karena itu, masyarakat Palembang diimbau memperhatikan informasi kualitas udara sebelum melakukan aktivitas di luar rumah.
Bukan hanya soal kabut atau udara yang terlihat kotor, partikel PM2.5 justru berbahaya karena ukurannya sangat kecil dan tidak selalu terlihat oleh mata.

Komentar