Rita Widyasari Kenang Orang Tua Angkat, Sampaikan Pesan Jaga Silaturahmi
ASKARA - Mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari, kembali menyampaikan pesan menyentuh melalui akun media sosial pribadinya pada Jumat (26/6). Dalam unggahannya, Rita mengajak masyarakat untuk mengedepankan persaudaraan dan menjaga silaturahmi meski dihadapkan pada berbagai persoalan.
"Bila kuku kita panjang, yang dipotong adalah kuku bukannya jari. Begitu juga bila ada masalah sesama sahabat atau saudara, yang dibuang adalah masalahnya bukan silaturahmi, persahabatan atau persaudaraannya," tulis Rita.
Melalui unggahan tersebut, Rita juga mengenang sosok orang tua angkatnya, almarhum Ayahanda Dirman dan Ibunda Dirman, yang menurutnya selalu memberikan perhatian dan dukungan, terutama saat dirinya menjalani proses hukum.
Rita mengungkapkan, semasa hidupnya Ayahanda Dirman kerap ingin memberikan bantuan berupa uang. Namun, ia mengaku selalu menolak pemberian tersebut. Sikap serupa juga ia lakukan ketika Ibunda Dirman ingin membantunya selama berada di dalam tahanan.
Meski demikian, Rita mengaku sangat tersentuh dengan perhatian yang diberikan Ibunda Dirman. Ia menyebut sang ibu angkat selalu hadir dalam persidangan yang dijalaninya dan secara rutin mengirimkan sapi untuk perayaan Idul Adha sejak awal dirinya menjalani masa hukuman hingga memperoleh kebebasan.
"Terima kasih Bunda. Semoga Ayahanda Dirman bahagia dan diterima amal ibadahnya. Aamin ya Rabb," tulis Rita dalam doanya.
Unggahan tersebut mendapat beragam tanggapan dari warganet. Banyak yang menyampaikan doa untuk almarhum Ayahanda Dirman sekaligus mengapresiasi pesan Rita mengenai pentingnya menjaga persaudaraan di tengah perbedaan dan berbagai ujian kehidupan.
Sejak memperoleh kebebasan murni pada Agustus 2025, Rita Widyasari aktif menyampaikan berbagai refleksi melalui media sosial. Selain menyinggung nilai-nilai persahabatan, ia juga beberapa kali menyuarakan harapannya untuk memperoleh keadilan serta menjaga hubungan baik dengan masyarakat Kutai Kartanegara.

Komentar