Ketika Flores Bergetar, Uskup Agung Ende Memilih Berdiri Bersama Para Korban
ASKARA - Di tengah duka dan ketidakpastian yang masih menyelimuti masyarakat Flores pascagempa bumi, Uskup Agung Ende Mgr. Paulus Budi Kleden, SVD, memilih hadir langsung di tengah umat yang terdampak.
Mgr. Budi Kledenmengunjungi lokasi pengungsian saat menjalankan kunjungan pastoral di wilayah Kevikepan Mbay, Sabtu (15/8/2026). Pertemuan dengan para pengungsi menjadi bagian dari perjalanan pastoral sekaligus bentuk nyata kehadiran Gereja bagi masyarakat yang sedang menghadapi bencana.
Di lokasi pengungsian, Uskup Agung Ende bertemu dan menyapa umat yang terpaksa meninggalkan rumah akibat gempa. Kehadiran tersebut bukan sekadar kunjungan formal, tetapi menjadi ruang bagi Gereja untuk mendengar langsung pengalaman dan kondisi warga yang terdampak.
Bagi para pengungsi, kehadiran pemimpin Gereja di tengah situasi sulit menjadi dukungan moral. Ketika rumah belum dapat ditempati dan gempa susulan masih menghantui, perhatian dan pendampingan menjadi kekuatan tersendiri bagi mereka yang sedang berjuang melewati masa sulit.
Kunjungan Mgr. Budi Kleden juga memperlihatkan bahwa pelayanan pastoral tidak berhenti di dalam gereja. Ketika umat menghadapi bencana, Gereja hadir di tempat umat berada—termasuk di tenda-tenda pengungsian.
Gempa Flores telah memaksa banyak warga menjalani kehidupan dalam kondisi darurat. Selain kebutuhan logistik dan tempat tinggal sementara, para korban juga membutuhkan pendampingan psikologis dan spiritual untuk menghadapi trauma serta ketidakpastian.
Dalam situasi seperti itu, kehadiran tokoh agama memiliki arti penting. Bukan hanya membawa doa, tetapi juga menyampaikan pesan bahwa para korban tidak menghadapi bencana seorang diri.
Kunjungan pastoral di Kevikepan Mbay tersebut sekaligus menjadi pesan kuat tentang wajah Gereja yang dekat dengan umat, terutama ketika masyarakat berada dalam situasi paling rentan.
Di tengah tanah Flores yang masih bergetar, Gereja memilih tidak berjarak. Uskup datang, menyapa, mendengar dan berdiri bersama umat yang sedang menghadapi bencana.

Komentar