PDI Perjuangan Bantah Gerakkan Mahasiswa, Termasuk Keterlibatan Kadernya Andi Widjajanto
ASKARA-DPP PDI Perjuangan secara tegas menyatakan tidak terlibat maupun mengorganisasi aksi unjuk rasa mahasiswa di sejumlah daerah, termasuk demonstrasi di Bundaran HI, Jakarta, baru-baru ini.
Bahkan partai berlambang banteng moncong putih ini menyatakan bahwa gerakan tersebut murni aspirasi mahasiswa.
Demikian ditegaskan Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah, di gedung DPR, Senayan, Kamis (18/6/2026). Dia menyatakan bahwa sikap non-intervensi ini merupakan instruksi langsung dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
Pernyataan ini sekaligus merespons isu keberadaan salah satu kader senior PDIP, Andi Widjajanto, yang terpantau berada di sekitar lokasi demo mahasiswa pada Jumat (12/6/2026) lalu.
"Sesuai dengan perintah Ibu Ketua Umum, terhadap berbagai demonstrasi, baik akhir Agustus yang lalu maupun turunnya adik-adik mahasiswa, tidak ada sama sekali keterlibatan dari PDI Perjuangan” ujar Said.
Untuk itu, pihaknya meminta semua pihak tidak menyimpulkan bahwa kehadiran Andi Widjajanto di sekitar Bundaran HI mewakili sikap resmi partai.
“Termasuk ketika termonitor oleh berbagai pihak, keikutsertaan atau jalan-jalan yang terlihat seperti Andi Widjajanto, itu sama sekali tidak boleh ditafsirkan bahwa itu adalah PDI Perjuangan,” katanya menegaskan.
Selain isu Andi Widjajanto, pihaknya juga membantah tudingan bahwa PDI Perjuangan berada di balik kritik keras yang dilayangkan oleh mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto.
Menurutnya, isu kedekatan politik yang hanya didasarkan pada hubungan kekerabatan atau keluarga antara Tiyo dan kader banteng sangat tidak masuk akal.
Anggota DPR ini juga menegaskan bahwa partainya menghormati demonstrasi sebagai hak konstitusional warga negara untuk menyuarakan aspirasi, selama dilakukan dengan tertib dan tidak merusak fasilitas publik.
Said juga menjamin partainya tidak akan menggunakan cara-cara mengendalikan gerakan mahasiswa untuk kepentingan politik.(dry)

Komentar