Ibu-Ibu Mitra Tani Wasur II Berhasil Tanami Tiga Hektare Sawah dalam Sepekan
ASKARA – Semangat dan keterampilan para perempuan tani di Kampung Wasur II, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat Papua Selatan, John Gluba Gebze. Meski dengan keterbatasan tenaga kerja, proses penanaman padi yang dilakukan kelompok ibu-ibu Mitra Tani terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.
Menurut John Gluba Gebze, hingga memasuki hari ketujuh sejak dimulainya penanaman, hanya tiga orang ibu yang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Namun, berkat pengalaman dan keterampilan yang dimiliki, ketiganya mampu menyelesaikan penanaman padi seluas tiga hektare.
“Berhubung keterbatasan tenaga tanam, supporting penanaman padi setiap hektarnya sampai hari ketujuh ini dilakukan oleh tiga ibu saja. Tetapi karena ketiganya sangat terampil dalam penanaman, sehingga sampai hari ketujuh sudah berhasil menanam seluas tiga hektare,” ujar John Gluba Gebze.
Ia menjelaskan, kegiatan penanaman masih terus berlanjut pada lahan-lahan berikutnya yang telah dipersiapkan. Selain lahan, ketersediaan bibit juga telah disiapkan untuk mendukung keberlanjutan program tersebut.
John Gluba Gebze menilai ketekunan para ibu petani di Wasur II menjadi bukti bahwa masyarakat lokal memiliki kemampuan besar dalam mendukung penguatan ketahanan pangan, khususnya di Papua Selatan.
“Proses penanaman masih berlangsung terus pada lahan berikutnya yang sudah disiapkan, baik lahannya maupun bibitnya,” katanya.
Menurut mantan Bupati Merauke itu, keberhasilan para ibu Mitra Tani Wasur II menjadi gambaran nyata bahwa pemberdayaan masyarakat, terutama kaum perempuan, dapat menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional.
Di tengah berbagai tantangan, semangat gotong royong dan keterampilan yang dimiliki para perempuan tani Merauke dinilai menjadi modal penting bagi pengembangan sektor pertanian di wilayah paling timur Indonesia tersebut.

Komentar