Senin, 15 Juni 2026 | 10:46
NEWS

KDM Menuju 2029? Delapan Nama Cawapres Disodorkan ke Publik

KDM Menuju 2029? Delapan Nama Cawapres Disodorkan ke Publik
Flyer KDM buatan warganet yang beredar di media sosial (Dok FB)

ASKARA - Dinamika politik menuju Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 mulai menjadi perbincangan di ruang digital. Sebuah flyer yang beredar luas di media sosial memunculkan wacana dukungan terhadap Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) untuk maju sebagai calon presiden pada kontestasi 2029.

Dalam poster digital tersebut, publik tidak hanya diajak membicarakan peluang KDM sebagai calon presiden, tetapi juga diminta memberikan pandangan mengenai sosok yang dinilai paling tepat mendampinginya sebagai calon wakil presiden.

"Publik Dukung KDM Jadi Presiden di 2029? Tapi publik bingung siapa wakilnya yang pas. Dari pasangan ini siapa yang menurut netizen cocok?" demikian narasi yang tertulis dalam flyer yang beredar di berbagai platform media sosial.

Sedikitnya terdapat delapan simulasi pasangan yang ditawarkan kepada netizen. Nama-nama yang dimunculkan berasal dari beragam latar belakang, mulai dari mantan menteri, kepala daerah, pimpinan partai politik, hingga tokoh nasional lainnya.

Kedelapan pasangan tersebut yakni Kang Dedi Mulyadi dengan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, pengamat politik Sherly Annavita, Ketua DPR RI Puan Maharani, serta tokoh Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Poster tersebut juga menampilkan pesan bernada optimistis mengenai masa depan Indonesia dengan latar belakang bendera Merah Putih dan Monumen Nasional (Monas).

Meski Pemilu Presiden 2029 masih beberapa tahun lagi, munculnya berbagai simulasi pasangan tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti perkembangan politik nasional. Media sosial pun menjadi ruang bagi publik untuk menguji popularitas sekaligus kecocokan antarfigur yang dipandang memiliki potensi dalam kepemimpinan nasional mendatang.

Namun demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Kang Dedi Mulyadi maupun nama-nama yang disebut dalam flyer tersebut terkait kemungkinan pembentukan pasangan untuk Pilpres 2029. Wacana yang berkembang masih sebatas dinamika dan aspirasi yang muncul di tengah masyarakat serta perbincangan warganet di media sosial.

Komentar